Inspiratif! Desi Ayu Sulistyo, Mahasiswi PGSD UNESA Raih Predikat Wisudawan Terbaik dengan IPK Sempurna 4,00
Pgsd.fip.unesa, SURABAYA – Kabar
membanggakan datang dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri
Surabaya (UNESA). Desi Ayu Sulistyo, mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Guru
Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2022, berhasil mengukuhkan diri sebagai wisudawan
terbaik dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00. Tidak hanya meraih nilai
tertinggi, Desi juga berhasil menuntaskan masa studinya dalam waktu singkat,
yaitu 3,5 tahun atau 7 semester.
Ketertarikan Desi pada dunia pendidikan dasar
bukanlah tanpa alasan. Lahir di Magetan pada 23 Desember 2003, ia tumbuh di lingkungan
pendidik. Kedua orang tuanya, Sukardi dan Retni Ayu Setyowati, merupakan guru
SD yang menjadi inspirasi utamanya sejak dini. Motivasi untuk mengikuti jejak
sang Ibu, yang juga merupakan alumni PGSD UNESA, menjadi dorongan kuat bagi
Desi untuk memilih berkuliah di kampus "Rumah Para Juara" ini.
Meraih IPK 4,00 tentu membutuhkan dedikasi yang
tinggi. Desi membagikan strateginya dalam mencapai prestasi tersebut, di
antaranya adalah manajemen waktu yang ketat, belajar secara konsisten, serta
aktif dalam perkuliahan.
"Saya selalu berusaha memahami materi, bukan
hanya sekadar menghafal," ungkap mahasiswi yang memiliki hobi menari ini.
Ia juga menekankan pentingnya menetapkan prioritas,
di mana kegiatan akademik tetap menjadi fokus utama di tengah kesibukan
organisasi dan praktik lapangan.
Meski fokus pada akademik, Desi tetap aktif dalam
organisasi kampus melalui UKM Tari
Citaprasada PGSD FIP UNESA. Baginya, berorganisasi membantu melatih
kerja sama tim, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.
Daftar prestasi yang ditorehkan Desi selama kuliah
sangat mengesankan, antara lain:
- Juara 1 Lomba Cipta
Puisi Nasional 2023 dari 1.203 peserta dengan karya berjudul
"Hamba Damba".
- Juara 2 Lomba Karya
Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2022 yang diselenggarakan oleh
HMJ PGSD UNESA.
- Lolos Pendanaan
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2024 dengan inovasi
"Rebag.id", tas batik hasil kolaborasi dengan UMKM Batik Ciprat
Ponorogo.
- Memiliki 5 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan telah mempublikasikan
berbagai artikel ilmiah di jurnal terakreditasi Sinta.
Selama kuliah, Desi mengikuti program MBKM Asistensi Mengajar di wilayah pedesaan
dan Program Surabaya Mengajar (PSM)
di wilayah kota. Perbedaan karakteristik sekolah tersebut memberinya pemahaman
mendalam mengenai keberagaman kondisi pendidikan dan strategi pembelajaran yang
tepat untuk anak-anak.
Salah satu pengalaman paling berkesan baginya
adalah saat melatih tim senam di sekolah dasar yang kemudian dilombakan di PGSD
FIP UNESA. Tantangan menyatukan gerakan siswa yang berbeda-beda ia hadapi
dengan kesabaran dan metode latihan yang konsisten.
Setelah lulus, Desi berencana untuk langsung
mengabdikan diri sebagai guru SD dan berharap dapat melanjutkan studi ke
jenjang S2 atau mengikuti PPG.
Kepada rekan-rekan mahasiswa PGSD lainnya, ia
berpesan untuk selalu menanamkan niat tulus dalam mendidik.
"Tugas guru tidak hanya mengajar, tetapi juga
membentuk karakter dan masa depan peserta didik," tutupnya dengan semangat.
Capaian Desi Ayu Sulistyo menjadi bukti bahwa
dengan manajemen waktu yang baik dan ketulusan hati, prestasi gemilang dapat
diraih di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. Selamat, Desi
Penulis: Aghnia Hidayatul Maula