Optimalkan Keterampilan Mengajar, PGSD UNESA Gelar Kuliah Tamu Microteaching Bersama Guru Inspiratif di bulan Ramadhan
pgsd.fip.unesa.ac.id – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu Microteaching pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Acara bertajuk “Strategi Praktis Mengelola Kelas Sekolah Dasar: Best Practice dari Dua Guru Inspiratif” ini dilaksanakan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting dan luring di Auditorium O2 Lantai 2 Gedung FIP UNESA. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan nyata bagi mahasiswa mengenai dinamika manajemen kelas di sekolah dasar melalui pengalaman praktis para praktisi lapangan. Fokus utama pembahasan mencakup teknik pengorganisasian kelas yang efektif dan pendekatan psikologis terhadap karakteristik siswa sekolah dasar yang beragam. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami teori pedagogi, tetapi juga melihat bagaimana teori tersebut diimplementasikan dalam tantangan nyata di lingkungan sekolah.
Kuliah tamu kali ini menghadirkan dua narasumber yang merupakan praktisi pendidikan berpengalaman dari sekolah mitra terkemuka di Jawa Timur. Narasumber pertama adalah Anindhia Rachmadanti, S.Pd.Gr., M.Pd., dari SD Khadijah Wonorejo, dan Irma Widya Anggraini, S.Pd., Gr., dari SD Islam Al Azhar 52 Sidoarjo. Keduanya membagikan berbagai best practices mengenai pengelolaan perilaku siswa dan menciptakan suasana belajar yang kondusif sekaligus menyenangkan. Dalam paparannya, ditekankan bahwa guru sekolah dasar harus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap situasi kelas yang sering kali tidak terduga. Sesi ini juga mengupas tuntas mengenai pentingnya media pembelajaran yang interaktif untuk menjaga konsentrasi siswa dalam durasi belajar yang lama. Pengalaman yang dibagikan oleh kedua pemateri memberikan perspektif baru bagi calon guru dalam membangun otoritas yang positif di dalam kelas.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, baik dari mahasiswa yang hadir langsung di Auditorium O2 maupun yang mengikuti melalui ruang virtual Zoom Meeting. Diskusi berlangsung interaktif saat mahasiswa mulai menanyakan solusi konkret atas kendala-kendala umum dalam pengajaran mikro yang sedang mereka tempuh saat ini. Para pemateri memberikan tanggapan mendalam mengenai cara menangani konflik antar siswa dan metode komunikasi efektif dengan orang tua murid sebagai bagian manajemen kelas. Selain itu, ditekankan pula pentingnya persiapan mental dan penguasaan materi bagi guru sebelum melangkah ke depan kelas untuk memastikan alur pembelajaran lancar. Melalui tanya jawab ini, mahasiswa mendapatkan gambaran jelas tentang kompetensi profesional yang harus diasah sejak dini di bangku perkuliahan. Penjelasan praktis ini diharapkan dapat meminimalisir rasa canggung mahasiswa saat nantinya terjun langsung dalam praktik lapangan di sekolah sesungguhnya.
Pihak prodi PGSD UNESA berharap melalui kegiatan ini, kualitas lulusan sebagai calon tenaga pendidik sekolah dasar semakin meningkat dan siap menghadapi tantangan. Pengetahuan praktis mengenai manajemen kelas dianggap sebagai kunci utama keberhasilan proses transfer ilmu di tingkat dasar yang sangat krusial bagi anak. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UNESA untuk mempererat sinergi antara akademisi di kampus dengan para praktisi di sekolah. Dengan mengundang guru berprestasi, mahasiswa mendapatkan role model yang nyata untuk memotivasi perjalanan karir mereka di masa depan. Pengembangan keterampilan soft skills seperti kesabaran, kreativitas, dan kepemimpinan kelas menjadi poin penting yang terus ditekankan dalam kuliah tamu. Secara keseluruhan, acara ini menjadi jembatan pengetahuan yang krusial bagi mahasiswa dalam mematangkan persiapan diri menjadi pendidik yang profesional.
Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan komitmen untuk terus mengintegrasikan pengalaman praktis ke dalam kurikulum perkuliahan di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan. Keberhasilan kuliah tamu ini diharapkan menjadi pemantik bagi rangkaian kegiatan pengembangan kompetensi mahasiswa lainnya di masa mendatang secara rutin. Para dosen pengampu mata kuliah Microteaching juga menyambut baik inisiatif ini sebagai pengayaan materi yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat langsung mempraktikkan tips-tips manajemen kelas dalam sesi latihan mengajar mereka di laboratorium. PGSD UNESA terus berkomitmen untuk memberikan fasilitas pembelajaran terbaik guna mencetak guru sekolah dasar kreatif, inovatif, tangguh, dan adaptif (PGSD KITA).