PGSD UNESA Perkuat Wawasan Global melalui International Guest Lecture tentang Pendidikan Dasar Berkelanjutan
Surabaya, 8 September 2026 - Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus memperkuat wawasan global mahasiswa melalui kegiatan International Guest Lecture yang menghadirkan akademisi internasional dari College of Professional and Continuing Education (CPCE), The Hong Kong Polytechnic University (PolyU).
Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa dan sivitas akademika PGSD UNESA untuk memperluas perspektif mengenai perkembangan pendidikan dasar dalam konteks global, khususnya terkait pendidikan berkelanjutan, pemerataan, dan pendidikan multibahasa.
International Guest Lecture menghadirkan dua pembicara dari CPCE, The Hong Kong Polytechnic University, yaitu Dr. Esther Ka-Man Tong dan Prof. Dr. Zhisheng Edward Wen. Kehadiran kedua akademisi tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai praktik dan tantangan pendidikan dalam konteks Hong Kong serta relevansinya dengan pendidikan di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, para pembicara membahas berbagai perspektif mengenai pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan peserta didik yang mampu beradaptasi dengan perubahan sosial, budaya, dan lingkungan. Pendidikan berkelanjutan dipandang sebagai bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kesadaran global sekaligus tetap memahami konteks lokal.
Bagi mahasiswa PGSD, perspektif tersebut menjadi semakin relevan karena calon guru sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pengetahuan, karakter, dan keterampilan peserta didik sejak dini. Guru tidak hanya dituntut mampu mengajarkan materi pembelajaran, tetapi juga perlu memahami keberagaman budaya, bahasa, dan kebutuhan peserta didik dalam lingkungan pendidikan yang semakin kompleks.
Kegiatan ini juga memperkuat komitmen PGSD UNESA dalam menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan perspektif lokal dan global. Mahasiswa didorong untuk melihat pendidikan dasar tidak hanya dari sudut pandang nasional, tetapi juga memahami bagaimana isu-isu pendidikan berkembang di berbagai negara.
Melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta membandingkan praktik pendidikan antara Indonesia dan Hong Kong. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, keterbukaan terhadap perspektif yang berbeda, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia pendidikan yang semakin terhubung secara global.
International Guest Lecture ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik internasional antara PGSD FIP UNESA dan CPCE, The Hong Kong Polytechnic University. Kolaborasi tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan berbagai kegiatan akademik, termasuk pertukaran pengetahuan, penelitian, publikasi, pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta kegiatan akademik internasional lainnya.
Lebih dari sekadar kegiatan kuliah tamu, agenda ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membangun masa depan yang berkelanjutan. Calon guru perlu dipersiapkan tidak hanya untuk mengajar di ruang kelas, tetapi juga untuk menjadi bagian dari masyarakat global yang mampu merespons perubahan dan keberagaman.
Dengan semakin terbukanya ruang kolaborasi internasional, PGSD UNESA terus berupaya memberikan pengalaman akademik yang relevan bagi mahasiswa. Wawasan global, pemahaman terhadap konteks lokal, serta komitmen terhadap pendidikan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon guru sekolah dasar yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing internasional.