Dari Erupsi hingga Evakuasi: Belajar PPKn melalui Bencana Alam
Kata kunci: PPKn dan bencana alam SD
pgsd.fip.unesa.ac.id - Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) tidak hanya membahas tentang peraturan, hak, dan kewajiban warga negara, tetapi juga membentuk karakter sosial peserta didik. Salah satu tema kontekstual yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar adalah bencana alam. Peristiwa bencana yang sering terjadi di Indonesia dapat dijadikan bahan ajar untuk menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, serta semangat gotong royong sejak dini.
Melalui pembelajaran berbasis bencana, siswa diajak untuk memahami bahwa setiap warga negara memiliki peran penting dalam menghadapi situasi darurat. Misalnya, dalam peristiwa erupsi gunung berapi, siswa belajar bahwa masyarakat harus mematuhi perintah evakuasi, membantu sesama, dan tidak menyebarkan informasi palsu. Dari sini, mereka mengenali pentingnya tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Guru dapat mengaitkan materi PPKn dengan nilai-nilai Pancasila. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dapat dikaitkan dengan sikap empati terhadap korban bencana. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, dapat diwujudkan dalam kerja sama antara masyarakat saat membantu korban. Nilai-nilai tersebut menjadikan PPKn tidak lagi bersifat teoritis, melainkan aplikatif.
Pembelajaran dapat dikemas melalui diskusi kelompok, studi kasus bencana, serta simulasi kecil di kelas. Siswa didorong untuk menyampaikan pendapat, belajar menghargai sudut pandang orang lain, dan melatih kemampuan berpikir kritis.
Selain itu, siswa juga belajar peran pemerintah dalam penanggulangan bencana dan hak warga negara untuk mendapatkan perlindungan. Dengan demikian, pembelajaran PPKn menjadi sarana membentuk siswa sebagai warga negara yang peduli, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial.
Melalui tema bencana alam, PPKn tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membentuk kepribadian siswa yang siap menghadapi realitas kehidupan sosial dengan sikap bijak dan peduli.