MELAWAN GAYA HIDUP SEDENTARY: PENTINGNYA OLAHRAGA RUTIN SEJAK USIA MUDA
Di era teknologi yang serba mudah
seperti sekarang, hampir semua hal bisa dilakukan tanpa banyak bergerak. Kita
tidak perlu jauh-jauh pergi ke toko untuk membeli sesuatu, cukup pilih barang lewat
ponsel, klik pesan, lalu tinggal menunggu kurir mengantarkannya ke rumah.
Kemudahan ini memang membantu dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tanpa kita
sadari, kebiasaan ini juga membuat zona gerak tubuh semakin terbatas.
Lama-kelamaan, tubuh terbiasa dengan pola hidup yang minim aktivitas atau yang
sering disebut gaya hidup sedentary. Karena itu, olahraga rutin menjadi
cara sederhana namun penting untuk menyeimbangkan hidup agar tetap sehat.
Sayangnya, meski sudah mengetahui
pentingnya aktivitas fisik, banyak anak muda yang masih belum terbiasa
berolahraga. Ada banyak alasan di baliknya, seperti rasa malas, padatnya
aktivitas harian, atau anggapan bahwa olahraga membutuhkan waktu khusus yang sulit
disisihkan. Padahal, olahraga tidak harus selalu yang berat atau lama.
Rutinitas olahraga apa pun, bahkan yang ringan, tetap memberikan banyak manfaat
bagi tubuh. Di antaranya menjaga kesehatan fisik, meningkatkan kondisi
psikologis, membuat berat badan lebih stabil, memperkuat otot dan tulang, serta
menjaga metabolisme tetap optimal. Bagi yang sedang menjalani program penurunan
berat badan, olahraga menjadi penyeimbang yang sangat penting. Masih banyak
orang yang keliru mengira bahwa diet itu artinya tidak makan sama sekali.
Padahal, diet sehat bukan berarti menahan lapar, melainkan mengatur pola makan
dengan benar dan mengimbanginya dengan olahraga yang sesuai kemampuan. Tubuh
tetap membutuhkan energi dan nutrisi untuk bergerak, sehingga mengurangi makan
secara ekstrem justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Jika kamu memiliki aktivitas padat
dari pagi sampai malam, olahraga berat memang tidak disarankan karena bisa
membuat tubuh terlalu lelah. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa bergerak sama
sekali. Peregangan ringan di sela-sela kegiatan sudah cukup membantu melemaskan
otot dan memperbaiki sirkulasi darah. Saat libur, barulah kamu bisa
menyempatkan olahraga yang sedikit lebih intens, seperti jogging, bersepeda,
atau workout ringan di rumah. Selain olahraga formal, kebiasaan kecil seperti
berjalan kaki ke toko terdekat juga sangat bermanfaat. Gerakan sederhana ini
membantu memperlancar aliran darah dan membuat tubuh tetap aktif. Begitu pula
saat terlalu lama duduk di depan layar, sisihkan waktu sekitar tiga menit untuk
berdiri, peregangan, atau berjalan sebentar. Terlalu lama duduk dapat
menimbulkan nyeri otot, gangguan postur, bahkan menurunkan metabolisme tubuh.
Membiasakan olahraga sejak muda bukan hanya tentang menjalani gaya hidup sehat,
tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan di masa depan. Kebiasaan
ini akan membentuk tubuh yang lebih kuat, lebih stabil, dan lebih siap
menghadapi usia lanjut dengan kualitas hidup yang lebih baik.
Penulis: Shinta Aulya Fahkruz Komari