“Tips Mahasiswa Baru Menemukan Lingkaran Pertemanan Sehat”
Lingkaran pertemanan sehat sangat berpengaruh pada perjalanan akademik dan mental mahasiswa baru. Cara termudah adalah membuka diri pada kegiatan positif seperti UKM, organisasi, komunitas belajar, atau volunteering. Aktivitas seperti ini mempertemukan mahasiswa dengan teman yang memiliki tujuan serupa. Hindari grup pertemanan yang penuh drama atau saling menjatuhkan.
Selain itu, penting bagi maba untuk memahami bahwa pertemanan di kampus tidak harus banyak, tetapi berkualitas. Cari teman yang memberikan dukungan, bukan yang menambah tekanan. Pertemanan sehat biasanya ditandai komunikasi jujur, saling membantu, dan adanya ruang untuk berkembang. Maba juga harus berani meninggalkan lingkungan toxic yang memperburuk mental.
Sebagai tambahan, mahasiswa baru disarankan mengasah kemampuan komunikasi agar lebih mudah berbaur. Skill sederhana seperti memperkenalkan diri, mendengarkan aktif, atau menunjukkan empati membuat proses membangun relasi jadi lebih natural. Dengan lingkungan sosial yang baik, maba lebih mudah melewati masa adaptasi dan menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
Penulis : Aini Athaya