Apa itu esai ilmiah? Langkah awal menjadi juara lomba esai
Esai ilmiah merupakan karya tulis
yang berisi gagasan penulis terkait fenomena atau masalah yang terjadi, dengan
tetap mengedepankan pemikiran kritis dan informasi yang dapat
dipertanggungjawabkan. Esai ilmiah merupakan esai yang bertujuan untuk membahas
suatu topik tertentu dengan mengedepankan pendekatan ilmiah.
ESAI: Jembatan antara ide dan solusi
Berbeda dengan karya ilmiah lain
yang penuh dengan aturan kaku, esai memberi ruang bagi penulis untuk
mengutarakan ide mereka secara lebih bebas. Di dalamnya opini, pengalaman, dan
analisis dapat melebur menjadi satu. Esai mengajak pembaca untuk melihat suatu
fenomena, ide, serta inovasi dari kacamata yang lebih personal, namun tetap
kritis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah Awal Menjadi Juara Lomba
Esai.
Untuk menjadi juara lomba esai,
kekuatan utama bukan hanya menulis, tetapi perlu adanya strategi dan persiapan
yang matang. Berikut langkah awal yang dapat dilakukan sebelum lomba esai:
- Pahami tema lomba secara
mendalam
Banyak
peserta gugur hanya karena isi esai tidak relevan dengan tema lomba. Pahami
tema dan sub tema lomba, cari kata kunci, serta pastikan gagasan benar - benar
menjawab isu yang relevan dengan tema.
- Cari sudut pandang yang unik
dan relevan
Jangan
mengambil ide yang terlalu umum dan sudah banyak dipakai. Cari sudut pandang
lain yang belum pernah dibahas, seperti menghubungkan isu dengan fenomena
lokal, mengaitkan dengan riset terbaru, atau menghadirkan inovasi.
- Kumpulkan data dan referensi yang
kredibel
Adanya data
dan referensi sangat penting di esai ilmiah. Data akan memperkuat dari argumen
yang penulis susun di dalam esai, sehingga menunjukkan bahwa ide tersebut
memiliki dasar yang valid. Data dan referensi dapat diambil melalui jurnal, buku,
atau laporan dari suatu lembaga resmi.
- Susun kerangka tulisan sebelum
menulis
Sebelum
menulis esai, tentukan terlebih dahulu kerangka apa yang akan kalian bahas di
dalam esai. Adapun struktur utama di esai ilmiah terdiri dari:
a. Pendahuluan
Pendahuluan berisi latar belakang,
analisis masalah, serta landasan teori singkat
b. Isi
Isi merupakan bagian terpenting di
dalam esai. Isi biasanya berisi gagasan atau solusi dari permasalahan yang
telah ditulis pada bagian pendahuluan.
c. Penutup
Penutup berisi penegasan ulang
terkait pendahuluan dan isi esai.
Semua
struktur esai tersebut saling berkaitan dan penting satu sama lain. Penyusunan
kerangka berdasarkan struktur esai yang runtut akan memudahkan kalian dalam
menyusun esai secara penuh.
- Revisi dan Minta Pendapat Ahli
Apabila Esai
telah selesai disusun, minta dosen pembimbing atau Tutor untuk menganalisis
esai kalian. Pendapat dari orang yang sudah ahli cukup penting untuk memberikan
saran masukan agar esai yang kalian buat mempunyai kualitas yang lebih baik.
- Jangan Menyerah
Langkah
akhir ketika selesai menyusun esai, dan mulai mengikuti lomba adalah jangan
menyerah. Kalah dan menang dalam suatu perlombaan adalah hal yang biasa. Begitu
juga dengan lomba esai, berbagai faktor sangat mempengaruhi penilaian. Jika
kalian belum juara, lakukan evaluasi dan mengambil peluang - peluang lain.
Menulis esai ilmiah bukan hanya
tentang menata paragraf atau mengumpulkan data, tetapi bagaimana seorang
penulis mampu menjahit gagasan, menyampaikan solusi, dan mengajak pembaca
melihat persoalan dari sudut yang lebih kritis. Kompetisi esai tidak
semata-mata ajang adu tulisan, tetapi ruang untuk melatih kepekaan, keberanian
berpendapat, serta kemampuan berpikir ilmiah secara kreatif.
Juara sejati dalam lomba esai bukan
hanya mereka yang mendapatkan piala, tetapi mereka yang terus mengasah
kemampuan meneliti, menganalisis, dan menuliskan gagasan bermanfaat bagi
masyarakat. Dengan memahami tema, memilih sudut pandang unik, serta menyusun
argumen berbasis data yang kuat, setiap mahasiswa memiliki peluang yang sama
besar untuk meraih prestasi.
Sumber:
Harjana, N. P. A. (2021). Essay is Easy: 11 Tips Pasti
Juara Lomba Esai Ilmiah dan Populer: Pengalaman 7 tahun langganan juara esai
hingga mendapatkan beasiswa S2 penuh dari pemerintah Thailand. Amerta
Media.
Oleh: Akmala Susilowati