Belajar dari Layar: Cerita Kuliah Daring Saya di UNY
Mengikuti PMM di UNY memberikan pengalaman baru bagi saya, termasuk ketika harus menjalani beberapa perkuliahan secara daring. Meskipun saya berada di lingkungan kampus yang berbeda dari kampus asal, sistem pembelajaran di UNY membuat saya harus beradaptasi kembali, terutama dengan pola kuliah daring yang cukup intens.
Setiap pagi, saya membuka laptop lebih awal, memastikan jaringan stabil, dan menyiapkan catatan sebelum dosen memasuki ruang Zoom. Suasana kelas online di UNY terasa berbeda. Dosen-dosennya memiliki ritme penyampaian materi yang cepat, namun terstruktur. Sering kali saya harus benar-benar fokus agar tidak kehilangan arah penjelasan. Jika lengah sebentar saja, saya bisa tertinggal beberapa slide.
Kuliah online ini juga menuntut saya untuk lebih mandiri. Banyak tugas yang harus dikerjakan melalui platform e-learning, dan deadlines yang harus benar-benar diperhatikan. Terkadang saya mengikuti kuliah online sambil mempersiapkan tugas dari mata kuliah kakak tingkat atau merespon pesan-pesan organisasi yang masuk bersamaan. Situasinya cukup hectic, tetapi saya belajar untuk tetap tenang dan membagi fokus dengan jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Ada saat di mana jaringan yang tidak stabil membuat saya tertinggal materi. Pernah juga saya terpaksa mengulang rekaman kuliah pada malam hari karena siangnya saya harus mengikuti rapat organisasi. Meskipun melelahkan, saya merasakan bahwa kuliah online ini membuat saya lebih disiplin dan terlatih untuk mengatur waktu secara efektif.
Di balik semua tantangan itu, ada hal-hal positif yang saya rasakan. Saya bisa mengikuti kelas dari mana saja tanpa harus terburu-buru berpindah ruangan. Saya juga dapat mengulang materi yang belum dipahami, sesuatu yang tidak bisa dilakukan ketika kuliah luring. Selain itu, interaksi dengan teman-teman dari berbagai daerah membuat suasana kelas online lebih hidup, meski kami tidak bertemu secara langsung.
Melalui pengalaman kuliah online di UNY, saya belajar bahwa bentuk pembelajaran apa pun baik daring maupun luring tetap memberikan nilai jika dijalani dengan sungguh-sungguh. Saya merasa lebih dewasa, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi tantangan akademik di semester-semester berikutnya.
Penulis : Salsabila Ramadani Firdaus