Chat Rasa Dua Generasi: Kenapa Gen Z dan Milenial Ngetik Beda Banget?
Di sebuah grup karang taruna yang isinya campuran Gen
Z dan milenial, selalu ada satu fenomena yang bikin ngakak: gaya ngetik yang
nggak pernah satu frekuensi. Ada yang ngetik super singkat kayak kode rahasia,
ada juga yang formal tapi ditambah emoji random. Suatu malam, grup itu kembali
rame hanya karena satu hal simpel: “kok gaya ketikan kita beda ya?”
Dalam percakapan itu, “Mbak Rani” (Gen Z) bilang
sambil ketawa,
“Beda ya gaya ketikan Gen Z sama milenial 🤣”
Lalu “Mas Dika” (Gen milenial) ikut nimbrung,
“Beda apanya kalo Gen Z gimana, kalo milenial
gimana…☺”
Dari sana chat jadi makin rame. Gen milenial disuruh
“scroll aja wkwk”, sedangkan Mas Dika menjawab,
“Capek kalo nggak disingkat… 🤭”
Mbak Rani pun nyeletuk,
“Aneh pol disingkat-singkat.”
Percakapan makin lucu ketika Mas Dika tiba-tiba
ngetik,
“Aneh kalo aku ikut Gen Z….”
Dan semua pun ngakak.
Fenomena yang kelihatannya receh ini sebenarnya
lumayan menarik. Kenapa sih gaya ngetik dua generasi ini beda banget?
Apa Sih yang Bikin Gaya Ngetik Gen Z & Milenial
Beda?
- Milenial: singkat dan
pake emoji lucu
Milenial biasanya ngetik jelas biar
nggak salah paham. Contohnya: “Iya, otw ya 😊”, “Besok jadi rapatnya,
ya?”, “Siap, terima kasih!”
- Gen Z: ngetik simpel,
spontan, kadang absurd 🤣
Gen Z ngetiknya cepat, efisien, dan
penuh referensi budaya internet, misalnya: “otw.” “gasken.” “anjr lucu bgt
sumpah😭” “random bgt wkwkw”
- Emoji beda fungsi
Milenial pakai emoji untuk melunakkan
kalimat: “Iya ya 😊”. Gen Z pakai emoji buat komedi atau sindiran halus:
“iya 😭” atau “ok👍 (tone pasrah)”
- Cara bercanda beda dunia
● Milenial bercandanya memakai
narasi atau komentar panjang.
● Gen Z bercanda pakai
one-liner, meme, ironi, atau ketikan absurd.
Contoh:
● Milenial: “Wah capek juga ya
kalau tiap hari begini hahaha 😅”
● Gen Z: “cape.”
Kenapa Bisa Seberbeda Itu?
Karena dua generasi ini besar di lingkungan digital
yang beda. Milenial kenal internet saat remaja terbiasa mengetik disingkat.
Sedangkan Gen Z besar bersama smartphone mengetik cepat dan simple adalah
standar. Milenial terbiasa ngechat formal dulu (SMS, BBM). Gen Z tumbuh dengan
meme culture, TikTok, dan bahasa yang berubah cepat.
Hasilnya? Ya gaya chat memang beda rasa.
Pada Akhirnya… Ini Bukan Masalah,
Justru Seru
Perbedaan gaya ngetik ini bukan tanda generasi mana
yang “lebih benar”. Justru seru karena bikin grup lebih rame, lebih hidup, dan
kadang bikin topik receh jadi bahan ketawa bareng.
Pada akhirnya, entah kamu tim Gen Z yang ngetik “ok.”
atau tim milenial yang ngetik “Oke ya 😊”, selama pesannya nyampe dan
bikin hubungan makin akrab, ya… sah-sah aja.
Penulis: Qonita Adzkiya’