Data Menunjukkan: Pengguna Lebih Percaya Hasil Voice Search daripada Teks
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI), cara masyarakat mencari informasi pun mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan sejumlah laporan riset digital terbaru, semakin banyak pengguna internet yang menunjukkan tingkat kepercayaan lebih tinggi terhadap hasil voice search dibandingkan pencarian berbasis teks.
Fenomena ini menunjukkan bahwa teknologi pengenalan suara kini dianggap lebih praktis, cepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna. Banyak orang merasa hasil pencarian suara memberikan jawaban yang lebih alami dan mudah dipahami, seolah berbicara langsung dengan asisten digital. Hal ini turut mendorong peningkatan penggunaan fitur voice assistant seperti Google Assistant, Siri, dan Alexa di berbagai perangkat.
Bagi dunia pendidikan, terutama di lingkungan PGSD FIP UNESA, perkembangan ini menjadi refleksi penting dalam memahami cara generasi digital berinteraksi dengan teknologi. Calon guru perlu memahami bahwa kebiasaan mencari informasi melalui suara dapat memengaruhi cara peserta didik memperoleh dan memproses pengetahuan.
Oleh karena itu, literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis di dunia maya, tetapi juga memahami perilaku baru dalam mengakses informasi. Dengan memanfaatkan potensi voice search secara positif, pendidik dapat membantu siswa belajar dengan cara yang lebih interaktif, mudah, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Penulis: Aghnia Gambar: Gemini.Ai