Dialog Prodi PGSD 2025: Wadah Aspirasi dan Diskusi Mahasiswa dengan Dosen
Pgsd.fip.unesa.ac.id,
Surabaya - Program
Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Surabaya kembali menyelenggarakan Dialog Prodi (DIAPRO) PGSD 2025 sebagai wadah penyampaian
aspirasi, kritik, dan saran mahasiswa terhadap pelaksanaan kegiatan akademik
maupun non-akademik di lingkungan PGSD.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025 pukul 13.00 WIB – selesai di Auditorium 02 PGSD UNESA, serta
diikuti pula secara daring melalui Zoom
Meeting oleh mahasiswa dan dosen PGSD.
Acara dihadiri oleh delegasi mahasiswa dari angkatan 2022 hingga 2025, dengan setiap
kelas mengirimkan dua perwakilan. Selain itu, seluruh mahasiswa PGSD FIP UNESA
turut serta dalam kegiatan ini, bersama dengan Ibu Dr. Putri Rachmadyanti, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator
Program Studi S1 PGSD FIP UNESA, yang juga berkesempatan untuk membuka kegiatan secara resmi.
Sebelum pelaksanaan dialog, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PGSD FIP UNESA membagikan angket aspirasi kepada seluruh
mahasiswa. Angket tersebut memuat berbagai masukan dan kritik mengenai hal-hal
yang perlu diperbaiki maupun aspek positif yang telah berjalan baik di prodi.
Semua hasil angket kemudian dibahas bersama dalam sesi diskusi terbuka antara
mahasiswa dan dosen.
Suasana dialog berlangsung hangat dan antusias, di mana mahasiswa secara aktif menyampaikan
pendapat, kritik, serta harapan demi kemajuan Program Studi PGSD. Setiap aspirasi
ditanggapi secara terbuka oleh Ibu Putri Rachmadyanti beserta dosen-dosen PGSD
lainnya.
Kegiatan DIAPRO 2025 ini menjadi momen penting dalam membangun komunikasi dua
arah antara mahasiswa dan pihak program studi, serta memperkuat semangat
kolaborasi dalam mewujudkan PGSD FIP UNESA yang semakin progresif dan responsif
terhadap kebutuhan mahasiswa.
Acara ditutup dengan harapan agar kegiatan serupa
terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan akademik
yang transparan, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan.
Penulis: Aghnia Hidayatul Maula