Festival Literasi Sekolah sebagai Ajang Kreativitas
Festival Literasi Sekolah merupakan kegiatan tahunan yang diadakan untuk menumbuhkan semangat membaca dan menulis di kalangan peserta didik. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam bidang literasi. Dalam festival tersebut, berbagai lomba seperti menulis cerpen, membaca puisi, hingga teater literasi diadakan dengan meriah. Sekolah menata lingkungan menjadi ruang ekspresi dengan pameran karya tulis, poster, dan karya seni. Guru berperan sebagai mentor yang membimbing siswa mempersiapkan karya terbaik mereka. Suasana festival biasanya penuh semangat dan kekeluargaan, mencerminkan gairah belajar yang menyenangkan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kecintaan terhadap literasi sejak dini. Selain itu, festival juga menjadi sarana penguatan profil pelajar Pancasila yang kreatif dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk berpikir kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Festival Literasi Sekolah menjadi bukti nyata bahwa literasi dapat dikembangkan secara menarik dan inspiratif.
Dalam pelaksanaannya, festival literasi tidak hanya berfokus pada lomba, tetapi juga edukasi. Sekolah menghadirkan berbagai kegiatan seperti bedah buku, kelas menulis, dan talkshow dengan penulis lokal. Peserta didik diajak memahami bahwa literasi bukan sekadar membaca teks, tetapi juga kemampuan berpikir reflektif dan kreatif. Banyak karya siswa yang mengangkat tema sosial dan lingkungan yang relevan dengan kehidupan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap karya sendiri dan karya teman. Kolaborasi antar-kelas dan antar-jenjang menjadikan suasana festival lebih hidup dan inklusif. Para guru dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi aktif sebagai juri atau fasilitator. Dengan dukungan orang tua dan masyarakat, festival literasi menjadi agenda yang ditunggu setiap tahunnya. Sekolah yang rutin mengadakan kegiatan semacam ini terbukti memiliki budaya literasi yang kuat. Festival Literasi Sekolah bukan hanya acara seremonial, tetapi momentum memperkuat karakter bangsa melalui literasi.
Dampak positif dari Festival Literasi Sekolah terlihat dari meningkatnya minat baca dan menulis peserta didik. Banyak siswa yang kemudian aktif mengikuti lomba literasi di tingkat daerah maupun nasional. Guru juga semakin termotivasi untuk mengembangkan metode pembelajaran berbasis literasi. Sekolah menjadi ruang hidup bagi ide-ide kreatif dan inovatif yang tumbuh dari semangat peserta didik. Bahkan, beberapa karya terbaik dari festival ini telah diterbitkan menjadi buku antologi. Kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara sekolah dan komunitas literasi di luar lingkungan pendidikan. Dengan suasana yang positif dan partisipatif, literasi tumbuh menjadi budaya yang berkelanjutan. Festival ini mengajarkan bahwa membaca dan menulis dapat menjadi kegiatan yang menggembirakan. Di tengah era digital, kegiatan seperti ini menjadi penting untuk menyeimbangkan antara teknologi dan budaya baca. Festival Literasi Sekolah menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang literat, kreatif, dan berbudaya.