Gerakan Sekolah Hijau Ramah Lingkungan
Gerakan Sekolah Hijau Ramah Lingkungan menjadi langkah nyata dalam menciptakan budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan. Melalui gerakan ini, peserta didik diajak untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Guru dan siswa bekerja sama menata taman, mengelola sampah, serta menanam pohon di area sekolah. Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter ekologis. Setiap kegiatan dirancang agar peserta didik memahami hubungan antara perilaku manusia dan keseimbangan alam. Program ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan. Lingkungan sekolah pun menjadi lebih asri, bersih, dan nyaman untuk belajar.
Pelaksanaan gerakan sekolah hijau dimulai dengan pembentukan tim peduli lingkungan. Tim ini bertugas membuat jadwal kebersihan, mengelola taman, dan menyusun rencana penghijauan. Setiap kelas diberi tanggung jawab untuk merawat satu area hijau tertentu. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada konsep reduce, reuse, recycle melalui kegiatan harian. Guru menyelipkan nilai-nilai cinta lingkungan dalam pelajaran tematik. Dengan demikian, pendidikan lingkungan tidak hanya berupa teori, tetapi juga tindakan nyata.
Gerakan Sekolah Hijau Ramah Lingkungan menciptakan generasi yang sadar bahwa menjaga bumi dimulai dari langkah-langkah kecil di lingkungan terdekat mereka.