Green Step for The Future: Sekolah Dasar di Surabaya Luncurkan Program Peduli Lingkungan untuk Siswa
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan sekolah dasar kembali menarik perhatian publik setelah salah satu SD di Surabaya meluncurkan program edukasi lingkungan bertajuk Green Step for The Future. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial sejak usia dini. Peluncuran program tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga komite dan perwakilan orang tua. Dengan penuh antusias, siswa mengikuti kegiatan penanaman pohon, pengenalan jenis tanaman obat, serta pelatihan pembuatan kompos sederhana dari sampah organik yang mereka kumpulkan sendiri.
Program inovatif ini disusun atas dasar keprihatinan terhadap meningkatnya masalah lingkungan, terutama sampah plastik yang sering ditemukan di lingkungan sekolah. Guru dan warga sekolah merasa perlu mengambil langkah nyata untuk menanamkan kesadaran ekologis pada siswa sejak dini. Melalui pembelajaran yang terintegrasi di kelas maupun praktik langsung di luar ruang, siswa tidak hanya belajar dari teori, tetapi juga terlibat dalam aksi nyata menjaga alam. Kegiatan seperti memilah sampah, membuat lubang biopori, hingga mengolah sisa makanan menjadi kompos membantu mereka memahami bahwa setiap tindakan kecil dapat memberikan pengaruh besar bagi kelestarian lingkungan.
Tidak hanya itu, sekolah juga mengadakan kompetisi Green Class setiap bulannya, di mana setiap kelas berlomba menjadi kelas terbersih dan tertata rapi. Kegiatan ini tidak hanya membangun kesadaran kebersihan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kekompakan, dan kerja sama antar siswa. Mereka belajar bahwa menjaga lingkungan bukan tugas individu tertentu, melainkan kewajiban bersama yang harus dilakukan dengan datang dari kesadaran dan kepedulian. Bahkan, beberapa siswa mulai membawa tumbler dan wadah bekal sendiri sebagai pengganti plastik sekali pakai sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap gerakan ramah lingkungan.
Orang tua siswa menyambut baik program ini karena melihat dampak langsung terhadap perubahan perilaku anak di rumah. Beberapa orang tua mengungkapkan bahwa anak mulai lebih tertib membuang sampah pada tempatnya, mengingatkan keluarga untuk tidak boros air, bahkan mengajak melakukan penanaman sayuran sederhana di halaman rumah. Guru menyatakan perubahan ini merupakan pencapaian besar yang menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan bukan sekadar kampanye sesaat, tetapi benar-benar membentuk karakter dan kebiasaan positif. Lingkungan sekolah pun terlihat jauh lebih bersih dan tertata sejak program ini dijalankan.
Dengan keberhasilan program Green Step for The Future, sekolah berharap gerakan peduli lingkungan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dasar lainnya di Indonesia. Harapannya, semakin banyak anak yang tumbuh dengan kesadaran ekologis, cinta pada alam, serta memiliki keterampilan menjaga bumi agar tetap lestari. Pendidikan lingkungan seperti ini diyakini mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga bertanggung jawab, peka terhadap permasalahan sosial, dan siap menjadi agen perubahan bagi masa depan. Dunia pendidikan kembali membuktikan bahwa langkah kecil dari sekolah dasar mampu memberikan dampak besar bagi bumi yang lebih baik.
Penulis: Nindiana Eva Rosa Amalia
Sumber: Google