Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi di Perguruan Tinggi
pgsd.fip.unesa.ac.id — Kurikulum berbasis kompetensi menjadi pendekatan penting di perguruan tinggi untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Model ini menekankan pencapaian kompetensi spesifik sesuai standar profesi.
Implementasi kurikulum berbasis kompetensi melibatkan pengembangan materi ajar, metode pembelajaran, dan evaluasi yang fokus pada hasil belajar mahasiswa. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu secara praktis dan menyelesaikan masalah di dunia nyata.
Selain aspek akademik, kurikulum ini juga menekankan pengembangan soft skill, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan. Mahasiswa belajar untuk menjadi profesional yang kompeten sekaligus adaptif terhadap perubahan lingkungan kerja.
Peran dosen sangat penting dalam penerapan kurikulum berbasis kompetensi. Dosen membimbing, memfasilitasi praktik lapangan, serta mengevaluasi pencapaian kompetensi mahasiswa secara sistematis dan objektif.
Dengan kurikulum berbasis kompetensi, perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang siap pakai, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era modern.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google