Kegiatan Field Trip ke Museum Beri Pengalaman Belajar Lebih Bermakna
pgsd.fip.unesa.ac.id– Field trip ke museum menjadi salah satu kegiatan edukatif yang efektif untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Melalui kunjungan ini, siswa dapat mempelajari sejarah, sains, seni, dan budaya secara langsung. Aktivitas belajar di luar kelas ini membuat materi yang diajarkan lebih hidup, menarik, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam field trip, siswa diajak untuk mengamati koleksi museum, mengikuti tur edukatif, hingga berpartisipasi dalam workshop yang disediakan. Proses ini membantu siswa menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan contoh nyata di lapangan. Aktivitas tersebut menumbuhkan rasa ingin tahu, observasi kritis, dan kemampuan analisis siswa.
Guru berperan sebagai pendamping dan fasilitator, membimbing siswa selama kunjungan, memberikan pertanyaan pemantik, serta mengarahkan diskusi setelah kegiatan selesai. Hal ini memastikan siswa tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga memahami konteks dan makna dari setiap benda atau informasi yang mereka temui.
Selain meningkatkan pemahaman akademik, field trip juga mendorong keterampilan sosial siswa. Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan berbagi pengalaman dengan teman sekelas. Lingkungan belajar yang berbeda dari kelas membuat siswa lebih termotivasi dan aktif dalam proses belajar.
Dengan rutin mengadakan field trip ke museum, sekolah dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan. Kegiatan ini memperluas wawasan siswa, menumbuhkan minat terhadap ilmu pengetahuan, dan mendukung pembelajaran yang menyeluruh.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google