Kegiatan Parenting Perkuat Sinergi Orang Tua dan Tenaga Pendidik
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Kegiatan
parenting yang digelar pada akhir pekan ini berhasil menarik perhatian banyak
orang tua yang ingin memperkuat peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang
anak. Acara tersebut menghadirkan beragam sesi interaktif yang dirancang untuk
meningkatkan komunikasi antara rumah dan lingkungan belajar. Peserta
mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya kolaborasi dalam menciptakan suasana
belajar yang harmonis. Banyak orang tua mengaku mendapat wawasan baru terkait
cara memahami kebutuhan emosional anak. Antusiasme peserta terlihat dari
diskusi yang berlangsung aktif selama kegiatan. Materi yang disampaikan juga
menyoroti pentingnya keterbukaan dalam mendukung perkembangan karakter anak.
Kegiatan ini dianggap sebagai langkah positif untuk mempererat hubungan antara
orang tua dan tenaga pendidik. Suasana acara sejak awal berlangsung hangat dan
penuh semangat.
Dalam rangkaian
kegiatan, para peserta diajak memahami peran penting komunikasi yang efektif
dalam mendampingi proses belajar anak. Fasilitator memberikan contoh situasi
sehari-hari yang sering dihadapi orang tua di rumah. Contoh tersebut membantu
peserta mengenali respons yang tepat untuk menciptakan interaksi yang positif.
Banyak orang tua merasa lebih percaya diri setelah mengetahui teknik
pendampingan yang sederhana namun berdampak besar. Peserta juga diajak
mengamati perubahan perilaku anak sebagai bentuk komunikasi nonverbal. Hal ini
memperkaya perspektif mereka dalam memaknai kebutuhan anak. Tak sedikit peserta
yang menyampaikan bahwa materi tersebut relevan dengan tantangan yang mereka
hadapi. Seluruh sesi berlangsung dengan suasana saling mendukung dan
menghargai.
Selain mendapatkan
materi, peserta juga diajak mempraktikkan langsung beberapa metode komunikasi
ramah anak. Latihan tersebut membantu orang tua memahami pentingnya bahasa yang
menenangkan untuk membangun kedekatan emosional. Fasilitator memberikan simulasi
yang realistis agar peserta dapat mengaplikasikan keterampilan secara praktis.
Banyak peserta yang merasa terbantu dengan contoh-contoh yang mudah diterapkan
dalam keseharian. Pengalaman berlatih bersama memberikan gambaran nyata tentang
pola komunikasi yang efektif. Peserta juga berdiskusi mengenai kebiasaan yang
perlu diubah demi menciptakan lingkungan positif bagi anak. Teknik sederhana
yang diajarkan berhasil memotivasi peserta untuk mencoba pendekatan baru. Momen
latihan ini menjadi salah satu bagian yang paling berkesan bagi peserta.
Kegiatan parenting
tersebut juga menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan tenaga
pendidik sebagai pondasi utama keberhasilan belajar anak. Peserta diajak
memahami bahwa komunikasi terbuka dapat mencegah berbagai kesalahpahaman yang
sering terjadi. Kolaborasi yang baik memungkinkan setiap pihak berperan aktif
dalam memberikan dukungan terbaik. Fasilitator menekankan bahwa tujuan utama
kegiatan ini adalah menciptakan hubungan yang lebih kuat demi perkembangan
anak. Diskusi yang berlangsung menyoroti peran kedua pihak dalam menjaga
kesinambungan pembelajaran. Peserta menyadari bahwa keselarasan pendekatan
sangat mempengaruhi sikap dan motivasi anak. Kesadaran tersebut mendorong
peserta untuk meningkatkan keterlibatan dalam proses belajar. Banyak peserta
menyampaikan kesiapan mereka untuk lebih aktif berkomunikasi setelah kegiatan
ini.
Di akhir acara, peserta
menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai
pendampingan anak. Mereka merasa kegiatan seperti ini memberi ruang untuk
saling belajar dan bertukar pengalaman. Banyak peserta berharap kegiatan serupa
dapat dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Pengalaman mengikuti sesi dinilai sangat membantu dalam memahami dinamika
perkembangan anak yang terus berubah. Peserta juga menyatakan bahwa kegiatan
ini memperkuat hubungan mereka dengan tenaga pendidik. Harapan tersebut muncul
dari keyakinan bahwa kerja sama yang baik berdampak besar pada kemajuan anak.
Suasana penutup kegiatan diwarnai dengan rasa antusias dan optimisme. Seluruh
peserta pulang membawa pemahaman baru yang siap diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri Suprapto