Kegiatan Presentasi Mingguan Asah Kepercayaan Diri Siswa
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Kegiatan
presentasi mingguan kembali digelar untuk melatih kemampuan komunikasi dan
membangun kepercayaan diri siswa. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk
menyampaikan materi di depan teman-temannya. Aktivitas ini dirancang agar siswa
terbiasa berbicara di depan umum. Para siswa terlihat antusias mempersiapkan
materi mereka dengan serius. Kegiatan ini juga menghadirkan suasana kompetitif
yang sehat. Dengan praktik rutin, kemampuan siswa dalam mengungkapkan ide
semakin terasah. Kepercayaan diri menjadi fokus utama dari setiap sesi
presentasi. Guru pendamping mengamati dan memberikan masukan untuk meningkatkan
performa masing-masing siswa.
Sesi presentasi kali
ini menampilkan beragam topik menarik yang dipilih siswa sendiri. Topik-topik
yang diangkat mencakup pengalaman pribadi, hobi, dan isu-isu kreatif. Hal ini
mendorong siswa untuk berpikir kritis dan menyusun argumen dengan jelas. Persiapan
materi dilakukan dengan matang agar pesan tersampaikan dengan baik. Setiap
siswa mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari teman-temannya.
Interaksi ini melatih kemampuan adaptasi dan berpikir cepat saat berbicara.
Antusiasme peserta terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Proses ini
membantu siswa belajar dari pengalaman satu sama lain.
Selain meningkatkan
kemampuan berbicara, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab. Siswa
dituntut untuk datang tepat waktu dan mempersiapkan materi dengan serius.
Ketelitian dalam menyusun presentasi menjadi kunci keberhasilan. Setiap sesi
diakhiri dengan evaluasi yang membangun. Feedback yang diberikan bersifat
positif dan bertujuan untuk memperbaiki kekurangan. Dengan metode ini, siswa
lebih percaya diri menghadapi tantangan baru. Selain itu, kerjasama antar teman
juga semakin solid. Lingkungan belajar menjadi lebih aktif dan mendukung
kreativitas.
Keuntungan lain dari
kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mendengarkan. Siswa belajar
menghargai pendapat teman-temannya saat presentasi. Diskusi yang muncul
mendorong pertukaran ide yang konstruktif. Hal ini juga membiasakan siswa untuk
menanggapi kritik dengan bijak. Kemampuan ini penting dalam menghadapi berbagai
situasi sosial. Keterampilan komunikasi yang terasah akan berguna di masa
depan. Para siswa mulai menunjukkan perkembangan signifikan dari minggu ke
minggu. Proses evaluasi memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk terus
berlatih.
Kegiatan presentasi
mingguan ini menunjukkan hasil yang positif dalam waktu singkat. Banyak siswa
yang awalnya ragu kini tampil lebih percaya diri. Keberanian untuk berbicara di
depan umum menjadi meningkat. Aktivitas rutin ini membentuk kebiasaan belajar
yang aktif. Siswa semakin memahami pentingnya persiapan dan fokus saat
berbicara. Lingkungan yang suportif membantu mereka mengatasi rasa gugup.
Peningkatan kemampuan komunikasi menjadi terlihat jelas setiap sesi. Kegiatan
ini menjadi sarana efektif untuk mengasah kepercayaan diri dan kreativitas
siswa secara menyeluruh.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri Suprapto