Keseimbangan Cerdas Calon Guru PGSD Menghadirkan Belajar di Ruang Terbuka
Di tengah gempuran teknologi dan layar digital yang tak
terhindarkan, kita sebagai calon guru dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah
Dasar (PGSD) mengemban tugas mulia untuk memastikan bahwa tumbuh kembang anak
tidak kehilangan koneksi vitalnya dengan dunia nyata, sebuah keseimbangan
cerdas yang menempatkan teknologi sebagai alat bantu yang luar biasa namun
tidak melupakan kekuatan tak tergantikan dari pembelajaran berbasis alam atau
outdoor learning. Kita harus memahami bahwa menghabiskan waktu di ruang
terbuka, di bawah langit dan di antara pepohonan, adalah nutrisi esensial bagi
perkembangan kognitif, fisik, dan emosional siswa SD, sebab di sanalah mereka
melatih keterampilan observasi, merangsang kreativitas melalui tekstur dan
warna alami, dan melepaskan energi yang penting untuk konsentrasi belajar di
dalam kelas, sehingga pembelajaran tidak lagi terkurung di empat dinding. Oleh
karena itu, kita harus merancang kurikulum yang secara sengaja mengintegrasikan
alam sebagai laboratorium utama, misalnya mengubah pelajaran IPA tentang siklus
hidup tanaman menjadi kunjungan mingguan ke kebun sekolah, atau menggunakan
daun dan ranting untuk mengajarkan pola dan bentuk geometris dalam matematika,
bahkan memanfaatkan taman sekolah sebagai arena untuk storytelling yang
membangkitkan imajinasi dan kemampuan mendengarkan. Sementara itu, teknologi
harus tetap digunakan secara bijak sebagai alat pendukung yang kuat, seperti
menggunakan tablet untuk mendokumentasikan temuan alam, mengidentifikasi jenis
tumbuhan melalui aplikasi, atau membuat jurnal digital tentang pengalaman
eksplorasi di luar ruangan, sehingga teknologi dan alam tidak saling
meniadakan, melainkan bekerja sama memperkaya pengalaman belajar. Dengan
memeluk filosofi ini, kita sebagai pemelihara keajaiban anak-anak, mampu
memberikan siswa jeda yang sangat dibutuhkan dari cahaya layar, membantu mereka
menumbuhkan rasa hormat mendalam terhadap lingkungan, dan pada akhirnya
menghasilkan generasi yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga sehat
secara fisik dan mental, serta berakar kuat pada kesadaran ekologis.
Penulis: Adella