Ketika Pembelajaran Tidak Lagi Berhenti di Meja Perkuliahan
Selama ini pembelajaran sering dipahami sebagai aktivitas duduk, mendengarkan, lalu mencatat. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman mendalam justru muncul ketika mahasiswa turun langsung, mencoba, mengamati, dan bereksperimen. Kelas hanyalah titik awal. Ilmu berkembang ketika teori diuji, bukan hanya dihafalkan. Di sinilah pentingnya pengalaman belajar yang bergerak keluar dari batas meja perkuliahan.
Mahasiswa PGSD mulai merasakannya ketika diminta mengajar, membuat media, atau mengamati pembelajaran di sekolah dasar. Apa yang tadinya hanya konsep berubah menjadi situasi nyata yang membuka mata bahwa menjadi guru bukan hanya tentang memahami modul ajar, tetapi tentang menghadapi dinamika kelas yang terus berubah dan beragam. Ketika pembelajaran berjalan tidak hanya di ruang kuliah, tetapi juga di lapangan, mahasiswa belajar dua hal: bahwa ilmu itu fleksibel, dan pengembangan terjadi melalui praktik berulang. Mengajar menjadi kegiatan yang terus diuji, diperbaiki, dan disempurnakan.