Ketika Teknologi Terbang Masuk ke Dunia Belajar: Eksperimen STEM yang Lebih Nyata
Pemanfaatan drone dan teknologi IoT mulai digunakan untuk memperkaya eksperimen STEM dan geografi di berbagai lingkungan belajar. Inovasi ini dianggap mampu memberikan pengalaman langsung yang lebih menarik bagi peserta didik. Penggunaan perangkat tersebut memungkinkan pengamatan wilayah dari udara dengan detail yang lebih akurat. Data yang diperoleh dari drone dapat diolah untuk memahami pola lingkungan setempat. Banyak pendidik menilai kehadiran teknologi ini membuat proses belajar lebih relevan dengan perkembangan zaman. Peserta didik disebut semakin antusias ketika diajak mempraktikkan pengoperasian perangkat tersebut. Aktivitas ini juga memperluas wawasan mereka tentang teknologi modern. Inisiatif ini dinilai mampu memperkuat keterhubungan antara teori dan praktik lapangan.
Drone yang digunakan dalam kegiatan belajar dilengkapi kamera dan sensor dasar yang dapat memetakan area tertentu. Setiap penerbangan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan peserta. Hasil rekaman dari perangkat tersebut kemudian dipelajari kembali dalam sesi diskusi. Data visual yang dihasilkan membantu peserta memahami bentuk permukaan tanah dan kondisi lingkungan sekitar. Teknologi IoT juga diintegrasikan untuk menangkap informasi seperti suhu, kelembapan, dan pergerakan udara. Informasi ini digunakan untuk membandingkan kondisi di beberapa titik pengamatan. Peserta belajar memadukan data drone dan IoT untuk menghasilkan analisis sederhana. Pendekatan ini membuat kegiatan belajar terasa lebih nyata dan menyeluruh.
Metode pembelajaran berbasis teknologi ini dirancang untuk memperkuat logika, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah. Peserta didik diajak merancang rencana penerbangan sederhana sebagai bagian dari eksperimen lapangan. Mereka juga diperkenalkan pada konsep dasar aerodinamika saat mempelajari cara perangkat bergerak. Pada sesi tertentu, peserta diminta menafsirkan data yang dihasilkan untuk memahami fenomena geografis. Proses ini membuat mereka terbiasa bekerja dengan data real-time. Kegiatan seperti ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab karena mereka harus menjaga perangkat dengan baik. Para pendidik mengakui bahwa metode ini meningkatkan kedisiplinan peserta. Banyak peserta menyatakan bahwa pembelajaran terasa jauh lebih menyenangkan.
Penggunaan drone dan teknologi IoT dilakukan di area terbuka yang telah ditentukan sebelumnya. Lokasi dipilih agar peserta dapat mengamati perubahan lingkungan secara langsung. Pengajar menyiapkan panduan keselamatan untuk memastikan seluruh peserta memahami prosedur penggunaan perangkat. Setiap kegiatan berlangsung dalam kelompok kecil sehingga setiap anggota dapat berpartisipasi. Peserta belajar mengoperasikan perangkat secara bergantian untuk melatih kerja sama. Setelah kegiatan selesai, data yang terkumpul dibahas kembali dalam kegiatan refleksi. Banyak peserta kemudian diminta membuat laporan berdasarkan hasil pengamatan mereka. Pendekatan ini membantu melatih kemampuan menyusun laporan ilmiah secara sistematis.
Dampak positif dari pemanfaatan teknologi ini terlihat dari meningkatnya ketertarikan peserta terhadap bidang STEM. Banyak dari mereka menunjukkan minat lebih besar untuk mempelajari teknologi penerbangan sederhana. Perubahan ini terlihat dari kreativitas mereka dalam merancang rancangan eksperimen lanjutan. Penggunaan perangkat digital juga membantu mereka memahami manfaat teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua menilai kegiatan ini membuat anak-anak lebih termotivasi belajar. Para pendidik berharap pemanfaatan teknologi ini dapat diterapkan secara lebih luas. Inisiatif tersebut dinilai memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh melalui metode konvensional. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkembang sebagai bagian dari pembelajaran masa depan.
Penulis : Winda Wahyu Safitri