Kreativitas Komputasi: Seni, Musik, dan Kode Sebagai Bagian Kurikulum
Konsep *kreativitas komputasi* kini mulai diterapkan dalam
pendidikan modern, menggabungkan seni, musik, dan pemrograman. Melalui
pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar logika kode, tetapi juga bagaimana
teknologi dapat menjadi sarana ekspresi kreatif. Mereka dapat menciptakan musik
digital, animasi, hingga karya seni interaktif. Guru mendorong siswa
bereksperimen dengan algoritma untuk menciptakan sesuatu yang unik dan
personal.
Pembelajaran ini memperkuat pemahaman konsep STEM dengan
sentuhan seni dan budaya. Siswa belajar memadukan imajinasi dengan logika
komputasi. Program ini juga mengajarkan pentingnya berpikir sistematis
sekaligus kreatif. Dengan dukungan software open-source, siswa dapat
menciptakan karya kolaboratif lintas bidang.
Kreativitas komputasi menjadi jembatan antara teknologi dan
humaniora, mempersiapkan generasi muda yang cerdas secara teknis sekaligus
berjiwa seni.