Mahasiswa dan Gerakan Anti Plastik Sekolah dan Kampus
pgsd.fip.unesa.ac.id — Gerakan anti plastik semakin mendapat perhatian di lingkungan sekolah dan kampus. Mahasiswa berperan aktif sebagai pelopor perubahan dengan mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai demi menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui berbagai kegiatan, mahasiswa mengajak sivitas akademika untuk membawa botol minum sendiri, menggunakan tas ramah lingkungan, serta mengurangi penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari. Langkah sederhana ini memberikan dampak besar dalam mengurangi limbah plastik.
Selain aksi langsung, mahasiswa juga memanfaatkan media sosial dan kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Kampanye digital, poster edukatif, dan diskusi publik menjadi sarana efektif untuk menyebarkan pesan peduli lingkungan kepada masyarakat luas.
Peran perguruan tinggi sangat penting dalam mendukung gerakan anti plastik. Kebijakan kampus hijau, penyediaan fasilitas ramah lingkungan, dan dukungan dosen mendorong mahasiswa untuk konsisten menjalankan gerakan ini.
Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, gerakan anti plastik dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan kampus. Mahasiswa menjadi agen perubahan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google