Mahasiswa PGSD FIP UNESA Perluas Peran Pendidikan melalui Program Magang di Mero Foundation Bali
pgsd.fip.unesa.ac.id SURABAYA - Salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (FIP UNESA) mengikuti
program magang di Mero Foundation Bali untuk menambah pengalaman di luar
lingkungan kampus. Dede Rahayu Adiningtyas, mahasiswa PGSD angkatan 2023,
menyampaikan bahwa ketertarikannya pada isu lingkungan mendorongnya untuk bergabung dalam organisasi non-pemerintah (NGO) yang
bergerak di bidang edukasi dan riset kelautan di Karangasem, Bali.
Selama perkuliahan, ia telah cukup sering melakukan observasi dan praktik pembelajaran di sekolah dasar. Pengalaman tersebut memotivasinya untuk mencari pengalaman baru. Menurutnya, isu lingkungan menjadi persoalan yang penting diajarkan sedini mungkin pada anak-anak. Kesempatan magang di Mero Foundation membuka ruang baginya untuk memahami dan mengajarkan langsung persoalan lingkungan pada peserta didik, terutama di wilayah pesisir.
Dalam pelaksanaan magang, Dede terlibat aktif dalam pengembangan media
pembelajaran dan penerapannya pada dua program utama, yakni Science
Education di sekolah dasar dan Local Development: Bali Dive. Di sekolah dasar, Dede memfokuskan
pembelajaran pada peningkatan kesadaran keberlanjutan (sustainability
awareness), khususnya terkait mikroplastik dan pelestarian terumbu karang,
dengan pendekatan
inkuiri.
“Untuk program Bali Dive melibatkan anak-anak dengan latar belakang usia yang
beragam, mulai dari kelas 2 SD hingga kelas 1 SMP,” jelas Dede. Materi yang disampaikan meliputi
pengenalan ekosistem laut, pengelolaan sampah, serta pentingnya menjaga terumbu
karang. Kegiatan pembelajaran tersebut dikemas secara interaktif dan dilengkapi
dengan praktik langsung, seperti snorkeling dan scuba, sehingga anak-anak dapat belajar langsung dari lingkungan
sekitarnya.
Selain mengajar, Dede juga mengikuti berbagai kegiatan pendukung yang
menjadi bagian dari program Mero Foundation, salah satunya kegiatan beach
clean up yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Mero Foundation juga
mengadakan pertemuan daring mingguan yang digunakan sebagai ruang evaluasi,
pelaporan perkembangan kegiatan, serta diskusi kajian literatur yang mendukung progress magang.
Ide dan media pembelajaran yang dikembangkan selama program magang mendapatkan apresiasi dari pihak Mero Foundation dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Melalui pengalaman tersebut, “Harapannya kontribusi yang telah saya berikan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian nyata peserta didik terhadap lingkungan laut,” ungkap mahasiswa yang kerap disapa Dera itu.
Penulis: Dera
Editor : Ria Risky Syah Putri Ayu Fadilla