MAHASISWA UNESA PGSD 2025 MENYELIDIKI PENYEBAB KASUS KECELAKAAN DI DESA PRAMBON
Kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan pemahaman Masyarakat tentang masalah sosial dan memberikan
saran untuk penanggulangan kecelakaan lalu lintas. Para mahasiswa menyelidiki
kasus ini karena jalan utama telah berubah menjadi koridor logistik,
infrastruktur dan budaya berkendara yang tidak sesuai.
Studi PGSD UNESA menyelenggarakan
kegiatan penelitian lapangan melalui tugas mata kuliah Ilmu Pendidikan Sosial
yang dilakukan oleh salah satu mahasiswanya. Tujuan penelitian ini, “Jalan
Rawan Kecelakaan Di Desa Prambon” adalah untuk mempelajari penyebab kecelakaan
dari berbagai sudut pandang seperti geografis, sosiologi, ekonomi dan agama.
Penelitian fenomena peningkatan frekuensi dan tingkat
fatalitas kecelakaan di Desa Prambon sangat penting. Perkembangan industry di
Sidoarjo dan Mojokerto telah mengubah jalan utama Desa, yang awalnya untuk
jalur lokal, menjadi koridor logistik berat yang dilalui kendaraan besar. Tidak
ada perbaikan fisik jalan yang memadai untuk mengimbangi transformasi ini.
Penelitian ini mempertimbangkan masalah dari berbagai sudut pandang :
A.
Geografi
: Kondisi cuaca seperti musim hujan, jalan Prambon menjadi lebih sulit untuk
kendaraan berat karena karakteristiknya yang sempit, berbelok dan tikungan
tajam.
B.
Sosiologi
: Ketertinggalan budaya terjadi ketika masyarakat belum sepenuhnya mempelajari
cara berperilaku aman saat berkendara. Ini ditandai dengan pelanggaran rambu
dan kurangnya kesadaran aturan.
C.
Ekonomi
: Keterbatasan anggaran pemerintah memengaruhi perawatan jalan, sementara
pengemudi memprioritaskan efisiensi waktu saat terjadi kecelakaan.
D.
Agama
: Ada perbedaan antara pandangan agama tentang moralitas kehati-hatian dan
gagasan fatalism, yang berdampak pada sikap masyarakat terhadap tanggung jawab
berkendara.
Menurut Ibu Ulfi Aminatuz Zahroh, M.pd. beliau sebagai
penanggung jawab atas pembimbing penelitian berita kasus ini. Kecelakaan di
Desa Prambon bukan sekedar masalah teknis jalan. Masyarakat belum sepenuhnya
menyesuaikan perilaku berkendara dengan perubahan fungsi jalan, yang kini
menjadi koridor logistic berat bagi kendraan besar.
“
Keberhasilan menciptakan jalan yang aman dan Masyarakat yang disiplin berlalu
lintas, bergantung pada kerja sama pemerintah, aparat kepolisian, dan
Masyarakat”.
Diharapkan penelitian ini dapat membantu siswa membedah
fenomena sosial dan geografis di Masyarakat dengan mengintegrasikan teori Ilmu
Pendidikan Sosial dengan praktik lapangan yang nyata. Untuk mewujudkan lalu
lintas yang aman dan tertib. Pemerintah daerah diharapkan segera menyelesaikan
perbaikan infrastruktur fisik, termasuk penambahan marka, penutupan jalan
berlubang, Peningkatan penerangan, dan pemasangan kaca pengaman dititik buta di
Desa Prambon dan menciptakan budaya lalu lintas yang lebih disiplin demi
keselamatan Bersama.
Nama : Nandia Rhoudhotul Shafhah
NIM : 25010644190
Kelas : 2025 E