Media Sosial dan Produktivitas Mahasiswa: Manfaat dan Tantangannya
pgsd.fip.unesa.ac.id — Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa. Platform digital seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media berbagi informasi dan pembelajaran. Namun, di balik manfaatnya, penggunaan media sosial juga membawa tantangan tersendiri terhadap produktivitas mahasiswa.
Dalam konteks akademik, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan wadah diskusi. Banyak mahasiswa menggunakan media sosial untuk berbagi materi kuliah, mengikuti akun edukatif, serta membangun jejaring akademik. Pemanfaatan yang tepat dapat membantu mahasiswa tetap terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kegiatan kampus.
Di sisi lain, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat mengganggu fokus belajar. Notifikasi yang terus-menerus dan kecenderungan untuk menghabiskan waktu secara berlebihan di media sosial berpotensi menurunkan konsentrasi dan manajemen waktu mahasiswa. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas belajar.
Oleh karena itu, diperlukan kesadaran mahasiswa dalam mengelola penggunaan media sosial secara bijak. Pengaturan waktu, pemilihan konten yang bermanfaat, serta kemampuan mengendalikan diri menjadi kunci agar media sosial tidak mengganggu aktivitas akademik. Literasi digital juga berperan penting dalam membantu mahasiswa memanfaatkan media sosial secara positif.
Dengan pengelolaan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana pendukung produktivitas mahasiswa. Keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan tanggung jawab akademik akan membantu mahasiswa mencapai prestasi yang optimal di tengah arus digitalisasi.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google