Memanfaatkan Permainan Edukatif untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa SD
pgsd.fip.unesa.ac.id – Permainan edukatif menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Melalui permainan, siswa dapat belajar bekerja sama, berkomunikasi, mengikuti aturan, serta menyelesaikan masalah secara kelompok. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki nilai pedagogis tinggi yang mendukung tumbuh kembang anak.
Guru dapat memilih berbagai jenis permainan edukatif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, seperti permainan peran, teka-teki kelompok, atau permainan strategi sederhana. Misalnya, permainan “menyusun kata” atau “petak strategi” dapat digunakan untuk melatih komunikasi dan kerja sama. Dalam setiap permainan, siswa belajar untuk saling mendengarkan dan memberikan kontribusi terhadap keberhasilan tim.
Selain permainan di dalam kelas, permainan luar ruangan juga penting untuk melatih interaksi sosial dan sportivitas. Permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, atau bentengan dapat menjadi pilihan yang menarik. Selain melatih fisik, permainan tradisional mengajarkan nilai budaya dan kebersamaan yang kuat di kalangan siswa.
Guru berperan sebagai fasilitator yang memastikan permainan berjalan adil dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, guru dapat mengamati dinamika kelompok dan memberikan bimbingan kepada siswa yang masih kesulitan berinteraksi. Refleksi setelah bermain juga penting untuk membantu siswa memahami nilai-nilai sosial yang dipelajari dari permainan tersebut.
Dengan memanfaatkan permainan edukatif, pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan karakter serta keterampilan sosial yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Permainan yang dilakukan secara konsisten dapat membangun suasana kelas yang lebih harmonis dan kolaboratif.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google