Mengapa Coding dan AI Harus Diajarkan Sejak SD? Menimbang Urgensi Literasi Digital Dasar dalam Kurikulum Indonesia
Banyak orang tua
mungkin bertanya, mengapa anak SD harus dibebani dengan coding dan AI?
Jawabannya sederhana: ini bukan tentang mencetak semua siswa menjadi programmer,
tetapi tentang membangun Urgensi Literasi Digital Dasar. Di dunia yang akan
didominasi oleh algoritma dan otomatisasi, teknologi adalah bahasa baru. Anak
yang tidak memahami cara kerja di baliknya akan rentan menjadi korban pasif
atau mudah dimanipulasi.
Pengajaran coding
di usia dini adalah latihan fundamental untuk logika, berpikir terstruktur, dan
pemecahan masalah (yang merupakan soft skill utama). Sementara itu,
pengenalan konsep AI adalah pelajaran etika dan critical thinking yang
mengajarkan anak bagaimana membedakan informasi asli dan deepfake.
Tujuannya adalah memastikan siswa mampu menggunakan AI sebagai alat, bukan
malah dikendalikan olehnya.
Oleh karena itu,
kurikulum Indonesia harus secara proaktif memasukkan elemen-elemen ini.
Pendidikan bukan hanya mengajarkan apa yang ada di masa lalu, tapi
mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang pasti berbasis digital.
Investasi pada literasi digital dasar sejak SD adalah kunci untuk memastikan
Indonesia memiliki SDM yang kompetitif secara global.(Atika)