Menggambar dengan Teknologi Augmented Reality
Pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam kegiatan menggambar kini menjadi inovasi menarik di dunia pendidikan. Melalui AR, peserta didik dapat melihat hasil karya mereka tampil secara tiga dimensi dan interaktif. Teknologi ini membuat proses belajar menggambar lebih hidup karena siswa bisa memvisualisasikan ide secara nyata. Guru memanfaatkan aplikasi AR sederhana yang mudah diakses melalui ponsel atau tablet. Dengan cara ini, siswa tidak hanya belajar seni visual, tetapi juga mengenal teknologi digital modern. Kegiatan menggambar dengan AR membantu peserta didik mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan keterampilan teknologi sekaligus. Pembelajaran seperti ini juga mendorong minat belajar yang lebih tinggi karena terasa seperti bermain sambil bereksperimen.
Dalam pelaksanaannya, guru memberikan instruksi mengenai cara membuat sketsa digital dan mengonversinya ke bentuk AR. Peserta didik bekerja secara individu maupun kelompok untuk menghidupkan gambar menjadi objek tiga dimensi. Hasil karya kemudian ditampilkan melalui perangkat digital untuk dinikmati oleh teman-teman lain. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik atas hasil karya yang dihasilkan. Selain meningkatkan keterampilan seni, kegiatan ini memperkenalkan konsep design thinking sejak dini.
Dengan menggambar menggunakan teknologi AR, peserta didik tidak hanya menjadi pencipta seni, tetapi juga pelaku inovasi digital masa depan.