Mengulik Mata Kuliah PGSD UNESA 2025: Apa Saja yang Dipelajari Mahasiswa?
pgsd.fip.unesa.ac.id,
Surabaya - Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di UNESA
(Universitas Negeri Surabaya) merupakan salah satu jurusan yang sangat
strategis di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Seiring dengan perubahan kurikulum
dan tuntutan pendidikan abad ke-21, mata kuliah di PGSD UNESA terus berinovasi
agar sesuai dengan kebutuhan guru masa depan. Pada kurikulum “Transformasi S1
PGSD UNESA 2024–2028,” ada sejumlah mata kuliah menarik dan relevan yang
dipelajari mahasiswa.
Pada artikel ini,
kita akan membahas beberapa mata kuliah penting di PGSD UNESA, kenapa mereka
sangat relevan untuk calon guru SD, serta nilai-nilai dasar yang diusung dalam
kurikulum tersebut.
Nilai-nilai Dasar
PGSD UNESA
Sebelum masuk ke
mata kuliah, penting untuk memahami nilai-nilai dasar PGSD UNESA, yaitu PGSD
KITA: Kreatif, Inovatif, Tangguh, dan Adaptif. Nilai-nilai ini menjadi fondasi
bagi bagaimana perkuliahan dijalankan, dan juga menjadi karakter yang
diharapkan terbentuk dalam diri mahasiswa.
Beberapa Mata
Kuliah Penting di Kurikulum PGSD UNESA 2024–2028
Berdasarkan struktur
kurikulum PGSD UNESA yang terbaru, berikut beberapa mata kuliah wajib di
semester awal serta fungsinya:
Mata Kuliah
Semester 1
Dasar-Dasar
Kependidikan (2 SKS) — Memberi landasan teoretis mengenai hakikat pendidikan,
sistem pendidikan nasional, peran guru, dan tantangan pendidikan modern.
Literasi Digital (2 SKS) — Sangat relevan di era digital:
mahasiswa belajar menggunakan teknologi dalam pendidikan, membuat media
pembelajaran digital, dan memahami literasi digital anak-anak.
Kajian Kebahasaan (2 SKS )
— Bahasa sangat penting di SD. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan
pemahaman bahasa (struktur, fungsi, penggunaan) agar dapat mengajarkan bahasa
Indonesia dengan efektif.
Bilangan dan
Pengolahan Data (2 SKS) — Dasar matematika dasar + data sangat penting untuk
mengajar matematika di SD. Mahasiswa belajar konsep bilangan, pengumpulan data,
dan cara menyajikannya dengan mudah untuk anak-anak.
Konsep Dasar IPS SD
(3 SKS) — Mata kuliah ini memperkenalkan siswa pada ilmu sosial (IPS) dasar:
konsep sosiologi, geografi, ekonomi secara sederhana dan aplikatif di level SD.
Pendidikan Karakter
& Budi Pekerti (3 SKS) — Mengajarkan nilai-nilai moral, etika, karakter
bangsa—sangat krusial untuk guru SD yang membentuk karakter anak sejak dini.
Psikologi
Pendidikan (2 SKS) — Penting agar calon
guru memahami perkembangan psikologis anak, bagaimana berpikir, berkembang, dan
belajar di usia SD.
Pendidikan Agama (2 SKS) — Mata kuliah agama wajib (sesuai
pilihan agama mahasiswa) untuk membentuk dasar moral dan spiritual guru masa
depan.
Mata Kuliah
Semester 2 dan Selanjutnya
Selain mata kuliah
dasar di semester 1, di semester 2 dan seterusnya mahasiswa PGSD UNESA akan
menemui mata kuliah lain yang tak kalah penting:
Apresiasi Sastra (2
SKS) — untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman sastra anak, cerita rakyat,
puisi, dan bagaimana sastra bisa digunakan sebagai media pembelajaran.
Bahasa Indonesia (2
SKS) — sangat esensial karena guru SD harus menguasai literasi bahasa agar bisa
mengajar membaca, menulis, dan berbicara dengan tepat.
Geometri dan
Pengukuran (2 SKS) — bagian dari matematika dasar, penting untuk konsep ruang,
bentuk, dan ukuran kepada siswa SD.
Kurikulum Sekolah
Dasar (2 SKS) — mahasiswa belajar tentang struktur kurikulum SD, bagaimana
merancang silabus, RPP, dan alur materi pembelajaran.
Pendidikan Inklusif
(2 SKS) — topik ini sangat krusial karena guru SD harus bisa mengakomodasi
berbagai tipe anak, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Pendidikan Jasmani
dan Kebugaran (2 SKS) — penting agar guru bisa merancang pembelajaran olahraga
dan aktivitas fisik yang sesuai untuk anak-anak SD.
Pengembangan
Dimensi IPS SD (3 SKS) — melanjutkan konsep dasar IPS, tapi lebih dalam dan
aplikatif dalam pembelajaran.
Konsep Dasar IPA (3
SKS) — dasar ilmu pengetahuan alam untuk guru SD agar dapat mengajarkan
eksperimen sederhana, konsep sains dasar, dan berpikir ilmiah.
Mata Kuliah Khusus:
Pedagogi dan Media Pembelajaran
Di semester
berikutnya, PGSD UNESA juga punya mata kuliah yang sangat erat dengan tugas
guru: menyusun pembelajaran dan media ajar.
Pengembangan
Pembelajaran IPS SD — mahasiswa belajar merancang skenario pembelajaran IPS,
merancang aktivitas yang melibatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa.
Inovasi Media dan
Bahan Ajar di SD — mata kuliah ini mengajarkan cara membuat materi belajar
kreatif, seperti alat peraga, modul interaktif, dan media digital agar
pembelajaran lebih menarik.
Keterampilan
Mengajar dan Pembelajaran Mikro — semacam praktik microteaching untuk melatih
mahasiswa mengatur kelas, menyampaikan materi, dan berinteraksi dengan “siswa”
kecil (sering teman sekelas).
Evaluasi Belajar
dan Pembelajaran — bagaimana guru menilai hasil belajar siswa, membuat soal,
observasi, serta memberikan umpan balik yang membangun.
Perencanaan
Pembelajaran Inovatif di SD — merancang RPP yang bukan hanya mengisi kurikulum,
tetapi benar-benar kreatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan anak.
Mata Kuliah
Praktik: Asistensi dan Magang
Unesa juga memasukkan
elemen praktik nyata dalam kurikulumnya:
Program Asistensi
Mengajar — mahasiswa ikut “mengajar” di sekolah untuk mendapat pengalaman
langsung di lapangan.
Program Magang —
ada paket magang (praktik industri atau pengembangan pendidikan) yang memberi
mahasiswa pengalaman kerja di luar kampus (school-based atau instansi
pendidikan).
Tugas Akhir — di
semester akhir mahasiswa membuat skripsi atau proyek penelitian yang berkaitan
dengan pendidikan dasar.
Mata kuliah PGSD
UNESA 2025 mencerminkan visinya yang modern dan progresif. Kurikulum yang
dirancang tidak hanya fokus pada teori pendidikan, tetapi juga praktik nyata,
inovasi media ajar, dan nilai-nilai karakter.
Calon guru SD yang
menempuh prodi ini tidak hanya akan dibekali dengan pengetahuan pedagogik,
tetapi juga keterampilan digital, kreativitas dalam membuat pembelajaran, dan
empati dalam menghadapi siswa yang berbeda-beda. Nilai PGSD KITA (Kreatif,
Inovatif, Tangguh, Adaptif) benar-benar tercermin di mata kuliah yang
ditawarkan.
Bagi mahasiswa PGSD
UNESA, setiap mata kuliah bukan sekadar bagian dari daftar SKS, tetapi batu
loncatan untuk menjadi guru masa depan yang inspiratif dan relevan dengan
zaman.
Penulis: Aqila
Khusna Naovalia