Meningkatkan Kesadaran Diri Siswa Melalui Jurnal Harian
pgsd.fip.unesa.ac.id - Program latihan refleksi diri melalui jurnal harian kini menjadi perhatian penting bagi perkembangan karakter siswa. Kegiatan ini mendorong siswa untuk menulis pengalaman, perasaan, dan pemikiran mereka setiap hari, sehingga terbentuk kesadaran diri yang lebih baik. Dengan rutin menulis, siswa belajar mengenali kekuatan dan kelemahan mereka secara jujur. Metode ini juga membantu siswa memahami bagaimana tindakan mereka memengaruhi lingkungan sekitar. Guru memberikan panduan sederhana agar siswa tetap konsisten menulis setiap hari. Para siswa dilibatkan untuk menuliskan hal-hal positif maupun tantangan yang mereka hadapi. Hasil tulisan kemudian digunakan sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan perilaku dan motivasi belajar. Program ini terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang lebih introspektif dan bermakna.
Kegiatan jurnal harian ini tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan emosional dan sosial siswa. Siswa diajak mengevaluasi interaksi mereka dengan teman sebaya dan guru. Melalui tulisan, mereka belajar menyelesaikan konflik secara damai dan memahami perasaan orang lain. Selain itu, praktik ini membantu siswa menetapkan tujuan pribadi dan merencanakan langkah-langkah untuk mencapainya. Setiap minggu, guru membahas pengalaman siswa secara umum tanpa mengungkap identitas pribadi. Diskusi ini memberi inspirasi bagi siswa lain untuk lebih jujur dalam menulis dan refleksi diri. Dengan cara ini, jurnal harian menjadi alat yang efektif untuk pertumbuhan karakter. Kegiatan ini juga menumbuhkan kebiasaan disiplin yang bermanfaat jangka panjang.
Keberhasilan program ini terlihat dari peningkatan sikap tanggung jawab dan empati siswa. Banyak siswa melaporkan bahwa menulis jurnal membantu mereka merasa lebih tenang dan fokus dalam belajar. Orang tua pun memberikan dukungan dengan mendorong anak-anaknya melanjutkan kebiasaan menulis di rumah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa refleksi diri bukan hanya soal menulis, tetapi juga tentang memahami diri dan orang lain. Dengan praktik rutin, siswa mampu mengidentifikasi emosi dan menyusun strategi untuk menghadapinya. Program ini menjadi contoh konkret bagaimana metode sederhana dapat membawa dampak besar pada perkembangan karakter. Seluruh proses menunjukkan pentingnya konsistensi dan kesungguhan dalam latihan refleksi diri. Akhirnya, jurnal harian menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif dan membentuk pribadi yang lebih matang.
Penulis: Aghnia