Mentoring Peduli Akses untuk Perkuat Prestasi dan Literasi Siswa
pgsd.fip.unesa.ac.id Program mentoring dan pendampingan belajar bagi siswa di daerah dengan akses terbatas kini semakin menunjukkan dampak positif. Inisiatif ini hadir untuk menjawab kebutuhan peningkatan literasi dan prestasi akademik. Para pendamping memberikan bimbingan langsung sesuai kebutuhan belajar setiap anak. Kegiatan dilakukan secara rutin dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami. Program ini membantu mengurangi kesenjangan pembelajaran antarwilayah. Banyak siswa yang sebelumnya kesulitan, kini mulai berani menunjukkan kemampuan terbaiknya. Harapannya, semakin banyak wilayah yang dapat merasakan manfaat serupa. Semangat kolaboratif menjadi kunci keberlangsungan program ini.
Pendampingan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter. Anak-anak dibimbing agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi mereka. Kegiatan membaca, menulis, dan berhitung diberikan secara bertahap sesuai perkembangan. Para pendamping turut memberi motivasi agar siswa tetap semangat belajar meski banyak keterbatasan. Lingkungan belajar yang menyenangkan membuat siswa lebih antusias. Setiap sesi memiliki tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Hal ini diharapkan mampu membantu mereka mengenali masalah di sekitar dan solusi sederhana. Program ini menjadi kesempatan baru bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
Selain peningkatan literasi, keterampilan kolaborasi juga menjadi fokus utama. Siswa diajak bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan tugas. Aktivitas tersebut melatih mereka untuk saling berbagi ide dan saling menghargai. Pendamping mengamati perkembangan sosial setiap anak. Dengan demikian, pendampingan tidak hanya menyentuh kemampuan akademik. Anak-anak juga belajar untuk berani berpendapat dalam diskusi. Pendekatan ini membantu terciptanya interaksi yang sehat antar siswa. Program mentoring ini membawa perubahan positif yang dirasakan bersama.
Keterlibatan masyarakat ikut memperkuat pelaksanaan pendampingan. Dukungan dari orang-orang sekitar mempermudah tersedianya ruang belajar sederhana namun nyaman. Para relawan turut serta dalam memberi bimbingan tambahan jika dibutuhkan. Mereka melihat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pendekatan gotong royong ini membuat kegiatan lebih berkelanjutan. Setiap pihak berharap agar siswa dapat terus tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Kehadiran para pendamping memberi harapan baru bagi anak-anak yang sebelumnya sulit mengakses layanan belajar. Keberhasilan program ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Perkembangan positif yang terjadi mendorong perluasan kegiatan ke lebih banyak daerah. Target berikutnya adalah memperkuat materi pembelajaran sesuai minat siswa. Pengembangan media belajar kreatif juga akan terus ditingkatkan. Program ini membuktikan bahwa kesempatan belajar yang merata dapat mengubah masa depan anak. Upaya tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan terus menjaga komitmen, pendampingan akan memberi dampak lebih luas. Anak-anak diharapkan dapat menjadi generasi berkarakter dan berdaya saing. Program mentoring ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas.
Penulis: Aghnia
Gambar : Google