Menumbuhkan Semangat Literasi di Sekolah Dasar Melalui Program Pojok Baca Kelas
Upaya menumbuhkan minat baca di kalangan siswa sekolah dasar terus digalakkan melalui berbagai inovasi. Salah satu program yang terbukti efektif adalah Pojok Baca Kelas, yaitu sudut kecil di ruang belajar yang diisi dengan koleksi buku bacaan ringan dan edukatif.
Program ini mendorong siswa untuk membaca secara mandiri di sela kegiatan belajar, sekaligus membiasakan mereka mencintai buku sejak dini. Buku-buku yang tersedia mencakup cerita anak, ensiklopedia mini, dan kisah inspiratif yang sesuai dengan usia siswa.
Guru berperan penting dalam menjaga keberlangsungan program ini, mulai dari mengatur jadwal membaca bersama hingga mengadakan kegiatan seperti “hari bercerita” atau “tukar buku teman” agar suasana literasi di kelas semakin hidup.
Bagi mahasiswa PGSD Unesa, keberadaan pojok baca menjadi inspirasi dalam menciptakan pembelajaran yang ramah literasi. Melalui kegiatan ini, calon guru SD dapat belajar bagaimana cara menanamkan kebiasaan membaca secara menyenangkan dan berkelanjutan.
Menumbuhkan budaya literasi di sekolah dasar tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk karakter gemar belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan semangat membaca sejak dini, diharapkan lahir generasi yang cerdas, kritis, dan berwawasan luas.