Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Apa Dampaknya bagi Mahasiswa?
pgsd.fip.unesa.ac.id — Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) hadir sebagai upaya transformasi pendidikan tinggi agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kompetensi dan kesiapan kerja.
Melalui kebijakan MBKM, mahasiswa dapat mengikuti kegiatan seperti magang, asistensi mengajar, proyek kemanusiaan, penelitian, dan wirausaha. Pengalaman belajar di luar kelas ini memungkinkan mahasiswa memperoleh wawasan praktis serta keterampilan yang tidak selalu didapatkan melalui perkuliahan konvensional. Hal ini menjadi nilai tambah dalam membentuk lulusan yang adaptif dan berdaya saing.
Dampak positif MBKM juga terlihat pada peningkatan kemandirian dan kepercayaan diri mahasiswa. Mahasiswa didorong untuk aktif menentukan pilihan belajar sesuai minat dan bakatnya. Proses ini melatih mahasiswa untuk bertanggung jawab, mampu mengambil keputusan, serta siap menghadapi tantangan dunia nyata.
Namun demikian, pelaksanaan MBKM juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesiapan mahasiswa, penyesuaian kurikulum, serta koordinasi antara kampus dan mitra. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang optimal dari dosen dan institusi agar mahasiswa dapat menjalani program MBKM secara maksimal dan terarah.
Secara keseluruhan, MBKM memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Dengan pelaksanaan yang terencana dan dukungan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi di masyarakat dan dunia kerja.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google