Minat Baca Siswa Meningkat Berkat Pojok Baca Kreatif di Kelas
pgsd.fip.unesa.ac.id– Pembentukan pojok baca kreatif di dalam kelas menjadi salah satu strategi efektif yang mampu meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Dengan desain menarik, warna cerah, serta buku-buku yang variatif, pojok baca kini bukan sekadar sudut ruangan, tetapi menjadi ruang nyaman yang mendorong siswa untuk lebih dekat dengan kegiatan literasi. Langkah ini sekaligus menumbuhkan budaya membaca sejak dini.
Setiap pojok baca dirancang dengan konsep visual yang disesuaikan dengan karakter anak, seperti tema alam, petualangan, hingga tokoh kartun edukatif. Penataan ini membuat siswa merasa betah dan terdorong untuk mengeksplorasi berbagai buku selama waktu luang. Guru juga menyediakan buku cerita bergambar, ensiklopedia mini, hingga bacaan tematik yang relevan dengan pelajaran di sekolah.
Aktivitas literasi di pojok baca tidak hanya berfokus pada membaca senyap, tetapi juga mencakup kegiatan seperti membaca bersama, berbagi cerita, hingga menulis ringkasan singkat. Pendekatan ini membantu siswa mengembangkan pemahaman bacaan sekaligus kemampuan berkomunikasi. Semakin sering digunakan, pojok baca menjadi bagian penting dari rutinitas belajar harian siswa.
Guru berperan aktif dalam memfasilitasi kegiatan di pojok baca dengan memberikan arahan, rekomendasi bacaan, serta memantau minat baca setiap siswa. Peran ini membantu guru menilai perkembangan kemampuan literasi siswa secara lebih mendalam. Orang tua juga didorong untuk mendukung kegiatan ini dengan menyediakan bacaan tambahan di rumah.
Dengan adanya pojok baca kreatif, sekolah berhasil menciptakan lingkungan literasi yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak. Kehadiran pojok baca diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi untuk meningkatkan budaya gemar membaca di berbagai sekolah.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google