“Panduan Kesehatan Mental untuk Mahasiswa Kos dan Asrama”
Kesehatan mental menjadi faktor penting bagi mahasiswa kos dan asrama yang hidup jauh dari keluarga. Untuk menjaga stabilitas emosi, mahasiswa perlu membangun rutinitas harian yang seimbang. Mulailah dengan mengatur tidur, makan teratur, dan membuat jadwal kegiatan. Rutinitas yang jelas membantu pikiran tetap terarah.
Selain rutinitas, mahasiswa juga harus memiliki ruang untuk mengekspresikan diri. Bisa melalui menulis jurnal, bermain musik, atau berbicara dengan teman dekat. Hindari menahan masalah terlalu lama karena dapat memicu stres dan kecemasan. Jika perlu, mahasiswa bisa mencari bantuan konselor kampus.
Yang tidak kalah penting adalah membangun lingkungan sosial sehat. Pilih teman yang suportif dan menjauhkan diri dari lingkungan yang toxic. Dengan dukungan sosial yang baik, mahasiswa kos dan asrama dapat menjaga kesehatan mental dan menjalani masa kuliah dengan lebih bahagia.
Penulis: Aini Athaya