Pemanfaatan Media Digital untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD
pgsd.fip.unesa.ac.id – Penggunaan media digital dalam pembelajaran kini semakin menjadi kebutuhan, terutama bagi siswa sekolah dasar yang hidup di era serba teknologi. Media digital tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar melalui tampilan visual yang menarik dan interaktif. Dengan penggunaan yang tepat, guru dapat menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan relevan dengan perkembangan zaman.
Salah satu bentuk media digital yang sering digunakan ialah video pembelajaran. Video mampu memberikan gambaran konkret tentang suatu konsep yang sulit dipahami jika hanya dijelaskan secara verbal. Misalnya, siswa dapat melihat proses terjadinya hujan, pergerakan planet, atau cara kerja organ tubuh melalui animasi menarik. Hal ini membuat siswa lebih mudah memahami materi dan lebih bersemangat mengikuti pelajaran.
Selain video, aplikasi pembelajaran interaktif juga menjadi pilihan populer. Aplikasi seperti kuis digital, permainan edukatif, atau simulasi sains dapat membuat siswa aktif terlibat dalam pembelajaran. Aktivitas interaktif ini memberikan pengalaman belajar yang lebih personal, sekaligus membantu guru memantau perkembangan siswa melalui hasil evaluasi otomatis yang disediakan aplikasi.
Guru perlu memiliki keterampilan literasi digital agar mampu memilih dan mengelola media digital yang tepat sesuai kebutuhan siswa. Kemampuan ini menjadi penting karena media digital yang dipilih harus aman, edukatif, dan sesuai tingkat perkembangan kognitif siswa SD. Penggunaan media yang kurang tepat justru dapat mengalihkan fokus siswa dari tujuan pembelajaran.
Pemanfaatan media digital bukan berarti menghilangkan metode konvensional, melainkan mengombinasikan kedua pendekatan agar pembelajaran lebih bervariasi. Kolaborasi antara media digital, metode diskusi, dan kegiatan praktik akan menciptakan pengalaman belajar yang lebih komprehensif. Dengan demikian, motivasi belajar siswa dapat meningkat dan hasil pembelajaran menjadi lebih optimal.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google