Pemanfaatan Media Sosial untuk Komunikasi Orangtua–Guru di Era Now
pgsd.fip.unesa.ac.id- Media sosial kini menjadi alat komunikasi yang sangat efektif dalam mempererat hubungan antara guru dan orangtua di sekolah dasar. Melalui platform seperti WhatsApp, Facebook, atau Instagram, informasi dapat disampaikan dengan cepat, mudah, dan fleksibel. Komunikasi yang lebih lancar ini membantu orangtua untuk selalu mengetahui perkembangan anak di sekolah dan terlibat lebih aktif dalam proses pendidikan.
Selain sebagai sarana penyampaian informasi, media sosial juga dapat digunakan guru untuk membagikan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Foto, video, atau laporan harian dapat meningkatkan kepercayaan orangtua terhadap kegiatan sekolah. Mereka dapat melihat langsung aktivitas anak selama belajar, sehingga rasa keterlibatan dan kedekatan emosional semakin meningkat.
Media sosial juga memungkinkan terciptanya diskusi dua arah. Orangtua dapat menyampaikan pertanyaan, masukan, atau kebutuhan khusus anak dengan lebih cepat. Guru pun dapat memberikan respons secara lebih efektif dibandingkan komunikasi tradisional yang terbatas oleh waktu dan tempat. Kondisi ini membuat kolaborasi antara rumah dan sekolah menjadi lebih kuat.
Namun, pemanfaatan media sosial tetap perlu mengutamakan etika dan privasi. Guru dan orangtua harus menjaga kerahasiaan data anak serta menggunakan bahasa yang sopan. Sekolah juga dapat menetapkan aturan penggunaan media sosial agar komunikasi tetap profesional dan tidak disalahgunakan. Kejelasan aturan membantu menjaga suasana positif dalam setiap interaksi.
Secara keseluruhan, media sosial memberikan peluang besar untuk membangun komunikasi yang lebih transparan dan efisien antara guru dan orangtua. Dengan pemanfaatan yang tepat, kolaborasi pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Teknologi bukan hanya alat, tetapi juga jembatan yang memperkuat hubungan antara rumah dan sekolah.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google