Pemanfaatan Teknologi Membantu Proses Belajar Lebih Efektif
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Pemanfaatan teknologi
dalam dunia pendidikan dinilai mampu membantu proses belajar menjadi lebih
efektif dan efisien. Berbagai perangkat digital kini digunakan untuk mendukung
penyampaian materi pembelajaran secara lebih interaktif. Teknologi memungkinkan
peserta didik mengakses sumber belajar kapan saja dan di mana saja. Proses
belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik. Materi pembelajaran dapat
disajikan dalam bentuk visual, audio, maupun multimedia. Hal ini membuat
peserta didik lebih mudah memahami konsep yang disampaikan. Interaksi antara
pengajar dan peserta didik juga dapat berlangsung secara fleksibel. Kondisi
tersebut mendorong terciptanya pengalaman belajar yang lebih menarik.
Pemanfaatan teknologi juga membantu
pengajar dalam menyusun dan menyampaikan materi secara terstruktur. Berbagai
aplikasi pembelajaran memungkinkan pengelolaan materi dan tugas secara lebih
rapi. Proses evaluasi hasil belajar dapat dilakukan dengan lebih cepat dan
akurat. Umpan balik kepada peserta didik dapat diberikan secara langsung. Hal
ini membantu peserta didik mengetahui kekurangan dan kelebihan mereka dalam
belajar. Teknologi juga mendukung pembelajaran yang bersifat kolaboratif.
Diskusi dan kerja kelompok dapat dilakukan secara daring tanpa hambatan jarak.
Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih dinamis.
Selain itu, teknologi mendorong
kemandirian peserta didik dalam belajar. Peserta didik dapat menyesuaikan
kecepatan belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing. Beragam materi
pendukung tersedia untuk memperdalam pemahaman. Proses pencarian informasi menjadi
lebih mudah dan cepat. Peserta didik terdorong untuk lebih aktif dan kritis.
Kebiasaan belajar tidak hanya bergantung pada penjelasan pengajar. Hal ini
menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap proses belajar. Pemanfaatan teknologi
turut membentuk pola belajar yang lebih mandiri.
Di sisi lain, penggunaan teknologi
juga membantu meningkatkan motivasi belajar. Tampilan materi yang menarik
membuat peserta didik tidak mudah merasa bosan. Fitur interaktif seperti kuis
dan simulasi menambah keterlibatan peserta didik. Proses belajar menjadi lebih
menyenangkan dan variatif. Peserta didik dapat belajar melalui berbagai
pendekatan. Hal ini membantu mengakomodasi perbedaan gaya belajar. Lingkungan
belajar yang fleksibel membuat peserta didik lebih nyaman. Kondisi tersebut
berdampak positif terhadap hasil belajar.
Meskipun demikian, pemanfaatan
teknologi perlu diimbangi dengan pengelolaan yang tepat. Penggunaan teknologi
harus disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran. Pengajar dan peserta didik
perlu memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Pengawasan
tetap diperlukan agar teknologi digunakan untuk tujuan positif. Keseimbangan
antara pembelajaran digital dan tatap muka perlu diperhatikan. Dengan
pengelolaan yang baik, teknologi dapat menjadi alat bantu yang efektif. Proses
belajar dapat berlangsung lebih optimal dan berkualitas. Pemanfaatan teknologi
diharapkan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Penulis:
Hanaksa Erviga Putri Suprapto