Pemanfaatan Video Edukatif Tingkatkan Motivasi Belajar
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Pemanfaatan video edukatif terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Media visual dan audio yang menarik membuat materi lebih mudah dipahami. Peserta didik menjadi lebih fokus karena penyajian informasi terasa hidup dan tidak monoton. Video juga membantu menjelaskan konsep abstrak secara konkret melalui gambar dan animasi. Kondisi ini mendorong ketertarikan belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Motivasi intrinsik peserta didik pun tumbuh seiring meningkatnya rasa ingin tahu. Dampaknya terlihat pada keaktifan selama kegiatan belajar berlangsung.
Selain meningkatkan motivasi, video edukatif juga membantu efisiensi waktu pembelajaran. Materi dapat disampaikan secara ringkas namun tetap padat informasi. Peserta didik dapat mengulang tayangan sesuai kebutuhan belajar masing-masing. Fleksibilitas ini memberi ruang bagi perbedaan gaya belajar. Video edukatif juga mendukung pembelajaran mandiri di luar jam tatap muka. Akses yang mudah melalui perangkat digital membuat pembelajaran lebih adaptif. Peserta didik tidak lagi bergantung sepenuhnya pada penjelasan lisan. Hal ini memperkuat pemahaman konsep secara bertahap.
Dari sisi pembelajaran, penggunaan video edukatif mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Diskusi dapat berkembang dari tayangan yang ditampilkan. Pertanyaan kritis muncul karena visualisasi memicu rasa penasaran. Proses ini membantu peserta didik mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Video juga dapat menampilkan contoh nyata yang sulit dihadirkan langsung. Dengan demikian, pembelajaran terasa lebih kontekstual. Interaksi antara peserta didik dan materi menjadi lebih intens. Suasana belajar pun terasa lebih dinamis.
Pemanfaatan video edukatif juga memberi dampak positif pada suasana kelas. Pembelajaran tidak lagi didominasi satu arah. Peserta didik cenderung lebih antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Tingkat kebosanan dapat ditekan karena variasi penyajian materi. Video dapat dikombinasikan dengan aktivitas lain seperti diskusi atau penugasan. Pola belajar seperti ini membantu menjaga konsentrasi. Peserta didik merasa pembelajaran relevan dengan perkembangan teknologi. Hal tersebut menumbuhkan sikap positif terhadap kegiatan belajar. Motivasi belajar pun terjaga secara berkelanjutan.
Ke depan, pemanfaatan video
edukatif berpotensi terus dikembangkan. Inovasi konten dapat disesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik. Kualitas visual dan narasi menjadi faktor penting
keberhasilan media ini. Penggunaan video perlu dirancang selaras dengan tujuan
pembelajaran. Dengan perencanaan yang tepat, hasil belajar dapat lebih optimal.
Video edukatif bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian integral pembelajaran.
Pendekatan ini mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna. Motivasi belajar
yang meningkat menjadi fondasi bagi pencapaian hasil belajar yang lebih baik.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri
Suprapto