Pendekatan Kreatif Bantu Siswa Mengatasi Kesulitan Belajar
pgsd.fip.unesa.ac.id, Surabaya – Pendekatan kreatif dinilai mampu membantu siswa mengatasi berbagai kesulitan belajar yang selama ini menghambat proses pemahaman materi. Metode ini menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran dengan menyesuaikan gaya belajar yang beragam. Aktivitas belajar dirancang lebih variatif agar siswa tidak merasa tertekan. Suasana kelas menjadi lebih hidup dan mendorong partisipasi aktif. Kesulitan memahami konsep abstrak dapat dikurangi melalui media visual dan praktik langsung. Siswa menunjukkan minat belajar yang meningkat seiring penerapan pendekatan tersebut. Proses belajar tidak lagi terasa membosankan. Hasil belajar pun terlihat lebih optimal.
Pendekatan kreatif diterapkan melalui berbagai kegiatan yang merangsang imajinasi dan daya pikir. Penggunaan permainan edukatif membantu siswa memahami materi dengan cara menyenangkan. Diskusi kelompok kecil memberi ruang bagi siswa untuk saling berbagi pemahaman. Kegiatan proyek sederhana melatih kemampuan berpikir kritis. Siswa yang sebelumnya pasif mulai berani mengemukakan pendapat. Kesulitan belajar yang bersifat individual dapat teridentifikasi lebih cepat. Proses pendampingan menjadi lebih efektif. Pembelajaran berlangsung lebih fleksibel dan adaptif.
Selain itu, pendekatan kreatif mendorong guru untuk lebih inovatif dalam menyampaikan materi. Materi pembelajaran disajikan dalam bentuk yang lebih kontekstual. Contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari memudahkan siswa memahami konsep. Penggunaan alat peraga sederhana membantu memperjelas penjelasan. Interaksi dua arah antara guru dan siswa semakin terbangun. Siswa merasa dihargai dalam proses belajar. Kepercayaan diri mereka pun meningkat. Kesulitan belajar tidak lagi dianggap sebagai hambatan besar.
Pendekatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial siswa. Kerja sama dalam kelompok melatih kemampuan komunikasi. Siswa belajar menghargai perbedaan pendapat. Sikap saling membantu tumbuh secara alami. Lingkungan belajar menjadi lebih inklusif dan ramah. Siswa dengan kemampuan berbeda tetap merasa nyaman. Rasa takut untuk bertanya mulai berkurang. Hubungan antar siswa menjadi lebih harmonis.
Secara keseluruhan, pendekatan
kreatif menjadi solusi efektif dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Metode
ini menekankan proses belajar yang menyenangkan dan bermakna. Siswa tidak hanya
mengejar nilai, tetapi juga pemahaman. Kesulitan belajar dapat ditangani secara
bertahap. Perkembangan siswa dapat dipantau dengan lebih baik. Pembelajaran
menjadi pengalaman yang positif. Motivasi belajar tumbuh dari dalam diri siswa.
Pendekatan kreatif diharapkan terus diterapkan secara berkelanjutan.
Penulis: Hanaksa Erviga Putri
Suprapto