Penerapan Green Habit di Kalangan Pelajar
Penerapan green habit atau kebiasaan hijau di kalangan pelajar menjadi langkah nyata dalam mewujudkan gaya hidup berkelanjutan. Siswa diajak menerapkan kebiasaan sederhana seperti membawa botol minum sendiri, menghemat kertas, dan membuang sampah pada tempatnya. Guru memberikan teladan dengan menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Program ini bertujuan membangun karakter peduli lingkungan yang konsisten dan berkesinambungan. Melalui pembiasaan rutin, nilai-nilai cinta alam ditanamkan sejak dini. Setiap minggu, sekolah mengadakan refleksi tentang perilaku hijau yang telah dilakukan siswa. Kegiatan ini juga melibatkan keluarga agar kebiasaan tersebut terus terbawa ke rumah. Selain menjaga kebersihan, green habit juga membantu mengurangi limbah dan penggunaan energi berlebih. Dengan demikian, pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat.
Pelaksanaan program green habit dilakukan melalui berbagai kampanye kreatif. Poster, slogan, dan video edukatif dibuat oleh siswa untuk menyebarkan pesan ramah lingkungan. Guru memberikan penghargaan bagi kelas yang berhasil menjaga kebersihan dan hemat energi. Kegiatan seperti “Hari Tanpa Plastik” dan “Jumat Hijau” menjadi agenda rutin sekolah. Selain itu, siswa diajak untuk membuat jurnal perilaku hijau sebagai bentuk refleksi diri. Semua aktivitas ini diintegrasikan dalam kurikulum karakter dan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Melalui kegiatan ini, pelajar belajar bahwa kebiasaan baik harus dimulai dari hal kecil. Perubahan perilaku ini diharapkan dapat menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan.
Dengan terbentuknya green habit, pelajar tidak hanya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian bumi untuk generasi mendatang.