Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Pinggiran
Sekolah dasar di wilayah pinggiran Jombang kini mulai mengadopsi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek dan kontekstual. Walau memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, guru-guru di daerah ini berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran difokuskan pada penguatan profil pelajar Pancasila yang mandiri, kreatif, dan peduli lingkungan.
Salah satu bentuk penerapannya adalah proyek konservasi air dan pengolahan hasil pertanian lokal yang melibatkan peserta didik secara langsung. Dengan cara ini, anak-anak belajar memecahkan masalah yang mereka temui di lingkungan sekitar. Berdasarkan laporan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, sudah ada 42 sekolah dasar yang menjadi pilot project penerapan Kurikulum Merdeka tahun 2025.
Implementasi kurikulum ini diharapkan mampu mempersempit kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah kota dan desa. Melalui dukungan pelatihan guru dan pendampingan berkelanjutan, sekolah-sekolah pinggiran kini mulai menunjukkan peningkatan kreativitas dan kemandirian belajar peserta didik.