Pengelolaan Kompos dari Sampah Organik Sekolah
Pengelolaan kompos dari sampah organik sekolah menjadi solusi kreatif untuk mengurangi limbah dan memperkaya pembelajaran lingkungan. Kegiatan ini mengajarkan peserta didik cara memanfaatkan sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk alami. Guru membimbing siswa memahami proses pembusukan dan siklus alami yang terjadi di dalam tanah. Melalui praktik langsung, siswa belajar tentang pentingnya daur ulang alami dan keberlanjutan ekosistem. Program ini membantu sekolah mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Selain itu, hasil kompos digunakan untuk menyuburkan kebun sekolah. Dengan begitu, kegiatan ini memberikan manfaat ekologis dan ekonomis.
Pelaksanaan pengelolaan kompos dilakukan dengan membagi siswa dalam kelompok kecil. Setiap kelompok bertanggung jawab mengumpulkan dan memisahkan sampah organik. Guru memberikan instruksi tentang cara membuat komposter sederhana. Selama proses berlangsung, siswa mencatat perubahan warna, tekstur, dan aroma bahan kompos. Kegiatan ini juga mengajarkan metode ilmiah sederhana kepada peserta didik. Selain itu, guru menekankan pentingnya kebersihan dalam mengelola sampah. Hasil akhir kompos menjadi bukti nyata bahwa sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna. Melalui kegiatan ini, siswa memahami konsep siklus kehidupan secara konkret.
Pengelolaan kompos sekolah membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus memperkenalkan prinsip keberlanjutan melalui tindakan nyata yang sederhana namun berdampak besar.