Pengembangan Soft Skill Melalui Magang dan Kerja Praktik
pgsd.fip.unesa.ac.id — Magang dan kerja praktik menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skill. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman profesional, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan penyelesaian masalah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Melalui magang, mahasiswa belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja yang nyata. Mereka menghadapi tantangan, belajar mengambil keputusan, dan mengelola konflik dengan rekan kerja. Pengalaman ini membentuk kedewasaan dan kesiapan profesional mahasiswa.
Selain itu, kerja praktik memungkinkan mahasiswa menerapkan teori yang dipelajari di kelas ke dalam konteks praktis. Mahasiswa belajar memahami proses kerja, sistem organisasi, dan budaya perusahaan, yang menjadi modal penting dalam membangun karir setelah lulus.
Peran kampus sangat penting dalam memfasilitasi program magang dan kerja praktik. Dukungan berupa kerja sama dengan industri, bimbingan dosen, dan monitoring pengalaman mahasiswa memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.
Dengan pengembangan soft skill melalui magang dan kerja praktik, mahasiswa tidak hanya menjadi profesional yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki keterampilan interpersonal yang kuat. Hal ini membuat lulusan lebih siap bersaing dan beradaptasi di dunia kerja global.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google