pgsd.fip.unesa.ac.id- Asesmen formatif merupakan proses evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan untuk memantau perkembangan belajar siswa dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Di tingkat sekolah dasar, asesmen formatif sangat penting karena membantu guru memahami sejauh mana materi dipahami siswa secara real-time. Dengan informasi ini, guru dapat segera menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih efektif.
Asesmen formatif dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti kuis singkat, diskusi kelas, pertanyaan reflektif, maupun observasi langsung. Metode yang variatif memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kemampuan siswa, mulai dari pemahaman konsep hingga keterampilan berpikir kritis. Guru perlu memilih teknik yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran setiap pertemuan.
Salah satu keunggulan asesmen formatif adalah kemampuannya mendorong siswa lebih aktif dalam proses belajar. Umpan balik yang diberikan secara cepat dan spesifik membantu siswa memahami kesalahan serta memperbaiki pemahaman mereka. Proses ini membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan tidak hanya berfokus pada nilai akhir.
Di sisi lain, orang tua juga mendapatkan manfaat dari asesmen formatif. Guru dapat memberikan laporan perkembangan secara berkala sehingga orang tua mengetahui area kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Kolaborasi antara guru dan orang tua akan memperkuat dukungan belajar bagi siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan penerapan asesmen formatif secara konsisten, guru dapat memastikan bahwa setiap siswa memperoleh kesempatan belajar yang optimal. Pendekatan ini membantu membangun proses pembelajaran yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada perkembangan siswa secara menyeluruh.
penulis: adeluh febiola
gambar: google