Peran Kegiatan Seni Drama dan Teater Kecil di Pendidikan SD
pgsd.fip.unesa.ac.id- Seni drama dan teater kecil merupakan salah satu bentuk kegiatan kreatif yang memiliki peran penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tampil di depan umum, tetapi juga mengembangkan kemampuan berbahasa, bekerja sama, serta mengekspresikan diri. Drama menjadi sarana bagi anak untuk menggali imajinasi dan meningkatkan kepercayaan diri melalui aktivitas bermain peran.
Dalam proses pembelajaran di SD, drama dapat dijadikan media yang efektif untuk memperkuat keterampilan literasi. Siswa belajar memahami naskah, menghafal dialog, serta menginterpretasikan karakter, sehingga keterampilan membaca, menulis, dan berbicara dapat berkembang secara harmonis. Pengalaman ini membuat pembelajaran lebih hidup dan bermakna, terutama ketika materi pelajaran dikemas dalam bentuk pementasan.
Selain itu, teater kecil membantu membangun keterampilan sosial siswa. Mereka belajar bekerja dalam kelompok, berdiskusi, membagi tugas, serta memecahkan masalah bersama. Aktivitas tersebut mendorong perkembangan empati dan kemampuan komunikasi antarsiswa. Drama juga mengajarkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan menghargai waktu latihan untuk mencapai hasil pementasan yang baik.
Kegiatan drama di SD juga berperan dalam pembentukan karakter. Melalui cerita-cerita yang dimainkan, siswa dapat memahami nilai moral, budaya, dan kehidupan sosial dengan lebih mendalam. Guru dapat memilih naskah yang berisi pesan positif, seperti kejujuran, persahabatan, atau kerja keras, sehingga drama tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter yang efektif.
Secara keseluruhan, seni drama dan teater kecil memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa sekolah dasar. Dengan dukungan guru dan lingkungan sekolah, kegiatan ini dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Drama menjadikan pembelajaran lebih interaktif, kreatif, dan mampu membentuk siswa yang percaya diri serta komunikatif.
Penulis: Adeluh Febiola
Gambar: Google