Platform Pembelajaran Digital Buatan Guru: Kreativitas Tanpa Batas
Guru di berbagai daerah kini mulai berinovasi dengan mengembangkan platform pembelajaran digital secara mandiri. Platform ini dirancang sesuai kebutuhan dan karakter peserta didik agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Melalui situs web atau aplikasi sederhana, guru menyediakan materi, video, dan kuis interaktif. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa guru memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Platform buatan guru juga memperkuat kemandirian sekolah dalam mengelola sumber belajar digital. Selain itu, guru dapat memperbarui konten kapan pun sesuai perkembangan kurikulum. Peserta didik merasa lebih dekat dengan materi yang dibuat langsung oleh pendidik mereka. Kegiatan ini turut mendorong literasi digital dan semangat kolaborasi antar guru. Inovasi seperti ini membuktikan bahwa teknologi bisa dihasilkan dari kreativitas pendidik lokal.
Dalam pengembangannya, guru menggunakan berbagai alat seperti Google Sites, Canva, dan Learning Management System (LMS) sederhana. Setiap fitur disesuaikan dengan tingkat usia siswa dan mata pelajaran yang diajarkan. Platform ini juga memudahkan komunikasi antara guru dan siswa di luar jam sekolah. Dengan adanya ruang interaktif, siswa dapat berdiskusi, mengumpulkan tugas, dan mengakses pembelajaran mandiri. Guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai desainer pengalaman belajar digital. Beberapa sekolah mulai mengadakan pelatihan untuk membekali guru dengan kemampuan membuat platform serupa.
Kreativitas guru dalam membangun platform digital membuktikan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada teknologi besar, tetapi juga pada inovasi lokal yang berpihak pada kebutuhan siswa.