Program Literasi Digital Meningkat, Siswa Didorong Lebih Kritis Hadapi Informasi Online
Program literasi digital di berbagai sekolah kini semakin meningkat seiring maraknya penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari. Siswa didorong untuk lebih kritis dalam memilih, memahami, dan memverifikasi informasi yang mereka temui secara online. Program ini menjadi langkah penting untuk membentuk karakter pelajar yang cerdas dan bijak di era digital.
Guru mulai mengintegrasikan kegiatan literasi digital dalam pembelajaran, seperti mengenali berita palsu, memahami jejak digital, serta belajar menggunakan platform pembelajaran secara aman. Pendekatan ini membuat siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pemikir kritis yang mampu mengevaluasi informasi. Kesadaran ini sangat penting mengingat derasnya arus informasi yang belum tentu akurat.
Selain itu, sekolah melibatkan orang tua untuk memberikan pendampingan di rumah. Banyak orang tua diberikan pelatihan singkat mengenai keamanan digital anak, cara mengawasi aktivitas online, dan pentingnya diskusi terbuka mengenai penggunaan internet. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi faktor pendukung keberhasilan program literasi digital.
Tidak hanya dari sekolah, pemerintah juga turut mendorong peningkatan literasi digital melalui berbagai program nasional. Modul pembelajaran, kampanye edukasi, hingga portal khusus keamanan digital disediakan agar siswa dan masyarakat makin siap menghadapi tantangan dunia maya. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa literasi digital adalah kebutuhan bersama.
Dengan program literasi digital yang berkelanjutan, diharapkan siswa semakin siap menghadapi dunia digital yang kompleks dan kompetitif. Mereka tidak hanya mampu mengakses informasi, tetapi juga mengolah dan menggunakannya secara bertanggung jawab untuk pengembangan diri.
Penulis: adeluh febiola