Program Literasi Keuangan di 60 Kota Dorong Generasi Muda Melek Finansial
pgsd.fip.unesa.ac.id - Gerakan literasi keuangan untuk siswa sekolah dasar kini tengah digencarkan di 60 kota di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan menanamkan pemahaman dasar tentang pengelolaan uang sejak usia dini agar generasi muda siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kegiatan tersebut melibatkan ribuan siswa yang diajak mengenal konsep menabung, kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya perencanaan keuangan pribadi. Dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, program ini diharapkan mampu menumbuhkan minat anak terhadap kebiasaan mengatur keuangan. Para peserta diajak untuk belajar melalui permainan edukatif dan simulasi sederhana yang mudah dipahami. Sejumlah fasilitator memberikan pendampingan dalam memahami nilai uang dan tanggung jawab dalam penggunaannya. Upaya ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar finansial sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan literasi keuangan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak yang peduli terhadap pendidikan anak. Setiap kota memiliki tema pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan konteks daerahnya. Anak-anak diajak berpartisipasi aktif melalui aktivitas kelompok dan diskusi ringan seputar pengelolaan uang saku. Metode yang digunakan menekankan pentingnya praktik langsung agar anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya. Dalam sesi pembelajaran, siswa diberikan tantangan untuk merencanakan penggunaan uang saku selama seminggu. Pendekatan ini mengajarkan nilai tanggung jawab, perencanaan, dan kebijaksanaan dalam pengeluaran. Respon positif terlihat dari antusiasme para siswa selama kegiatan berlangsung. Banyak dari mereka merasa senang karena dapat belajar sambil bermain.
Selain meningkatkan pemahaman tentang uang, program ini juga menanamkan nilai moral dan sosial. Anak-anak diajarkan pentingnya berbagi serta menghargai kerja keras dalam memperoleh uang. Melalui cerita dan ilustrasi sederhana, peserta diajak merenungkan makna menabung untuk masa depan yang lebih baik. Nilai kejujuran, disiplin, dan hemat menjadi bagian penting dari materi pembelajaran. Kegiatan ini juga membantu anak memahami perbedaan antara kebutuhan pokok dan keinginan pribadi. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan mereka mampu mengambil keputusan yang bijak dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Program ini turut menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Semua pembelajaran dikemas dengan cara yang menyenangkan agar mudah dicerna oleh anak-anak.
Pelaksanaan program di berbagai kota menunjukkan hasil yang menggembirakan. Banyak peserta yang mulai menerapkan kebiasaan menabung di rumah setelah mengikuti kegiatan ini. Orang tua pun turut memberikan dukungan dengan menyediakan celengan khusus bagi anak-anak mereka. Dampak positif mulai terlihat ketika anak-anak menunjukkan kesadaran baru terhadap pentingnya mengatur keuangan. Beberapa guru menyebut bahwa materi literasi keuangan ini membantu dalam penguatan karakter siswa di sekolah. Pembelajaran yang berorientasi pada kehidupan nyata menjadikan anak lebih peka terhadap nilai-nilai ekonomi dalam keseharian. Selain itu, pendekatan yang digunakan memperkuat kerja sama dan komunikasi antar siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di daerah lain.
Dengan adanya program literasi keuangan ini, masa depan generasi muda Indonesia diharapkan menjadi lebih cerah. Pembekalan sejak dini mengenai pengelolaan keuangan menjadi pondasi penting untuk membentuk kebiasaan hidup cerdas dan bertanggung jawab. Anak-anak yang terbiasa menabung dan bijak dalam menggunakan uang akan tumbuh menjadi individu yang mandiri secara finansial. Gerakan ini bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang membangun karakter disiplin, hemat, dan berorientasi masa depan. Langkah kecil yang dimulai dari ruang kelas dapat menjadi awal perubahan besar dalam budaya finansial bangsa. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program ini agar dampaknya semakin luas. Dengan sinergi yang baik, gerakan literasi keuangan akan terus tumbuh dan membawa manfaat nyata bagi generasi penerus. Upaya ini menjadi investasi penting dalam membangun bangsa yang cerdas dan sejahtera.
Penulis: Aghnia
Gambar: Google